Minggu 19 September 2021, 17:59 WIB

Mitigasi Bencana Hidrometeorologi Perlu Dilakukan Secara Menyeluruh

Atalya Puspa | Humaniora
Mitigasi Bencana Hidrometeorologi Perlu Dilakukan Secara Menyeluruh

ANTARA/FIKRI YUSUF
Petugas mengamati informasi gempa bumi terkini melalui alat Warning Receiver System (WRS) di The Nusa Dua, Badung, Bali, (6/9/2021)

 

PAKAR Iklim dari Universitas Gadjah Mada Emilya Nurjani mengungkapkan, mitigasi bencana hidrometeorologi harus dilakukan secara struktural dan nonstruktural. Ia mengungkapkan, saat ini sendiri pemerintah telah melakukan berbagai upaya mitigasi tersebut.

Di sisi nonstruktural, Emilya menyatakan bahwa langkah mitigasi telah dilakukan pemerintah dengan melakukan sosialiasi prediksi cuaca oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.

"Di tingkat nasional dan BPBD tingkat daerah sudah mulai menyusun SOP tanggap bencana. Biasanya meliputi kegiatan mitigasi saat bencana dan pascabencana. Bahkan di beberapa daerah tingkat kecamatan sudah banyak yang menyusun dokumen kontijensi bencana," kata Emilya saat dihubungi, Minggu (19/9).

Baca juga: Bangun Komunikasi dengan Anak Siapkan Pembelajaran Tatap Muka

Selain itu, dalam upaya struktural, pemerintah juga telah melakukan berbagai upaya dengan membuat biopori, sumur resaman, penampung air sungai, dan melibatkan masyrakat untuk melakukan aksi nyata dalam mitigasi bencana.

"Dalam level yang lebih tinggi bisa juga membuat embung untuk menampung hujan yang turun dan dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat setempat seperti irigasi atau sumber air dan rekreasi," ucap dia.

"Tetapi kegiatan diatas perlu kajian untuk masing-masing wilayah karena jenis tanah, penghinaan lahan dan curah hujan akan menyebabkan dampak yang berbeda terhapa longsor yang terjadi," pungkas Emilya. (H-3)

Baca Juga

AFP

Umrah Saat Pandemi, Dilaksanakan Melalui Satu Pintu

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Senin 18 Oktober 2021, 16:37 WIB
"Umrah akan dicoba satu pintu akan menggunakan asrama haji jadi umrah rasa haji jadi ada wacana satu pintu," jelas Direktur...
Ist

Peringati Hari E-Sampah Dunia, KLHK Bahas Pengelolaan Sampah Elektronik 

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 16:24 WIB
Di Indonesia sendiri timbulan sampah elektronik mencapai 2 juta ton pada tahun 2021. Pulau Jawa berkontribusi hingga 56% dari generasi...
AFP

Kepastian Umroh Menunggu Kesepakatan Teknis dengan Arab Saudi

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Senin 18 Oktober 2021, 15:56 WIB
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, perlu adanya persiapan khusus untuk masuk ke negara yang telah melonggarkan protokol kesehatan, khususnya...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya