Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR Iklim dari Universitas Gadjah Mada Emilya Nurjani mengungkapkan, mitigasi bencana hidrometeorologi harus dilakukan secara struktural dan nonstruktural. Ia mengungkapkan, saat ini sendiri pemerintah telah melakukan berbagai upaya mitigasi tersebut.
Di sisi nonstruktural, Emilya menyatakan bahwa langkah mitigasi telah dilakukan pemerintah dengan melakukan sosialiasi prediksi cuaca oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.
"Di tingkat nasional dan BPBD tingkat daerah sudah mulai menyusun SOP tanggap bencana. Biasanya meliputi kegiatan mitigasi saat bencana dan pascabencana. Bahkan di beberapa daerah tingkat kecamatan sudah banyak yang menyusun dokumen kontijensi bencana," kata Emilya saat dihubungi, Minggu (19/9).
Baca juga: Bangun Komunikasi dengan Anak Siapkan Pembelajaran Tatap Muka
Selain itu, dalam upaya struktural, pemerintah juga telah melakukan berbagai upaya dengan membuat biopori, sumur resaman, penampung air sungai, dan melibatkan masyrakat untuk melakukan aksi nyata dalam mitigasi bencana.
"Dalam level yang lebih tinggi bisa juga membuat embung untuk menampung hujan yang turun dan dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat setempat seperti irigasi atau sumber air dan rekreasi," ucap dia.
"Tetapi kegiatan diatas perlu kajian untuk masing-masing wilayah karena jenis tanah, penghinaan lahan dan curah hujan akan menyebabkan dampak yang berbeda terhapa longsor yang terjadi," pungkas Emilya. (H-3)
BADAN Penanggulangan bencana daerah (BPBD) Jawa Timur melakukan i pengecekan kondisi peralatan Early Warning System (EWS) yang tersebar di berbagai daerah di Jatim
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BMKG menyepakati bahwa kemampuan lingkungan dalam merespons air hujan yang jatuh menjadi faktor penting terjadi atau tidak terjadinya banjir.
Jepang telah menjadikan geosains sebagai basis pengambilan keputusan tertinggi.
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Pakar kebencanaan UGM Dwikorita Karnawati menjelaskan lubang raksasa di Aceh Tengah bukan sinkhole, melainkan mahkota longsoran akibat gerakan tanah dan erosi yang terus berkembang.
Akankah fakta baru itu akan mempercepat proses hukum yang sedang berlangsung? Ke mana pula arah penyelesaian kasus yang telah lama memicu kegaduhan dan keterbelahan publik itu?
Pakar dari UGM mengomentari kebijakan penonaktifan PBI BPJS Kesehatan yang disebut dilakukan untuk memutakhirkan data penerima bantuan.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
INDONESIA masih dihantui oleh ekonomi bayangan. Ekonomi bayangan (Shadow economy) digambarkan sebagai keseluruhan aktivitas ekonomi yang menghasilkan nilai tambah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved