Jumat 17 September 2021, 09:55 WIB

Sejumlah Perairan masih Waspada Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Sejumlah Perairan masih Waspada Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter

ANTARA/ eggoy el Fitra
GELOMBANG TINGGI : Ombak menerjang batu grip di Pantai Muara Lasak, Padang, Sumatra Barat, Sabtu (11/9/2021)

 

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 6 meter yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 17 - 18 September 2021.

"Terdapat sistem tekanan rendah 1010 hPa di Samudra Pasifik timur Filipina," kata Deputi bidang Klimatologi BMKG Herizal dalam keterangannya, Jumat (17/9).

Menurutnya, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5 - 30 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Selatan dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Enggano - barat Lampung, perairan selatan Banten, perairan Kepulauan Sermata - Kepulauan Aru, Laut Banda, Perairan Kepulauan Sitaro - Kep. Talaud, Laut Maluku, perairan utara Biak - Jayapura, Laut Arafuru, dan perairan Yos Sudarso - Merauke.

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,50 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti perairan timur P. Simeulue - Kep. Mentawai, perairan selatan Flores dan Selat Ombai, perairan Kupang - P. Rotte, Samudra Hindia selatan P. Rotte, perairan Kep. Sermata - Kep. Babar, Selat Karimata bagian selatan, perairan selatan Kalimantan Tengah, Laut Jawa, Selat Makassar bagian selatan dan tengah, perairan Kotabaru.

Perairan utara Madura - Kep. Kangean, perairan timur Kep. Selayar, perairan selatan Baubau - Kep. Wakatobi, Laut Flores bagian timur, perairan Manui Kendari bagian timur, perairan selatan Kep. Banggai, perairan selatan dan timur Kep. Sula, perairan selatan P. Buru - P. Seram, Laut Seram, perairan Fakfak - Kaimana, perairan Amamapre - Agats bagian barat, Laut Banda, perairan utara Kep. Tanimbar, perairan utara Kep. Kei - Kep. Aru, Laut Maluku bagian selatan, perairan selatan Sulawesi Utara, perairan Bitung - Likupang, perairan utara dan barat Halmahera, perairan utara Papua Barat, Samudra Pasifik utara Papua Barat.

Kemudian, gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50 - 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan Indonesia lainnya adalah perairan utara Sabang, perairan barat P. Simeulue - Kep. Nias, Samudra Hindia barat Aceh - Kep. Nias, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, perairan selatan Sumbawa - P. Sawu, Selat Sape bagian selatan, Laut Sawu dan Selat Sumba bagian barat.

Samudra Hindia selatan Sumbawa - P. Sawu, perairan selatan Kep. Tanimbar - Kep. Aru, Laut Arafuru, Laut Sulawesi Timur, perairan Kep. Sitaro - Kep. Talaud, Laut Maluku bagian utara, Samudra Pasifik utara Halmahera, perairan utara Papua, Samudra Pasifik utara Papua.

Gelombang yang sangat tinggi kisaran 4,0 - 6,0 meter berpeluang terjadi di perairan barat Kepulauan Mentawai, perairan Enggano - Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Kep. Mentawai - Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - Lombok, Samudra Hindia selatan Jawa - Lombok.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter).

Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter), Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter), dan kapal ukuran besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).

"Mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya. (H-1)

Baca Juga

Ist

Museum Sumpah Pemuda Gelar Pameran Tokoh Pers dengan Tema 'Lawan'

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 17:33 WIB
Ahmad Mahendra juga menambahkan, para pemuda dengan patriotismenya di era pergerakan nasional sebagian besar adalah para...
Seskab

Stafsus Wapres Pertemukan Asosiasi PPIU dan Pemerintah Bahas Penyelenggaraan Umrah

👤Widhoroso 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 17:20 WIB
STAF Khusus (Stafsus) Wakil Presiden Arif Rahman memimpin Focus Group Discussion (FGD) yang mempertemukan asosiasi Penyelenggara...
Istimewa

Duh, Malas Gerak Selama Pandemi Bisa Kena Osteoporosis

👤Zubaedah Hanum 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 17:10 WIB
Kurangnya aktivitas fisik hingga kebiasaan makan yang tidak sehat menjadi faktor risiko yang besar untuk seseorang mengalami...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Sukses PON Papua 2021 Pemerataan Pembinaan di Seluruh Pelosok Negeri

Sukses prestasi ditandai dengan tercipta banyak rekor meski penyelenggaraan multiajang olahraga terakbar Tanah Air itu digelar di masa pandemi covid-19.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya