Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KADER Pemuda Muhammadiyah harus mendorong hal-hal yang dapat memberikan kemaslahatan bagi umat dan bangsa.
"Untuk itu, kader Pemuda Muhammadiyah harus bisa memaksimalkan dan menggali potensinya," kata Emaridial Ulza, ketua PP Pemuda Muhammadiyah yang juga sekretaris Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA (Uhamka) di acara Baitul Arqam Dasar secara virtual, yang digelar oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Jambi, Selasa (14/9).
Ia melanjutkan, potensi kader Pemuda Muhammadiyah harus terus didorong dan dikembangkan agar bisa diterima di berbagai kalangan dimana pun. Dengan begitu, kebermanfaatan kader Pemuda Muhammadiyah bisa memberikan sumbangsih bagi kehidupan dan kemaslahatan umat dan bangsa.
Dalam forum tersebut, Ulza menegaskan Pemuda Muhammadiyah merupakan gerakan insan wasathyiyah. Untuk itu, Pemuda Muhammadiyah di masa sekarang ini harus menegaskan posisinya sebagai gerakan insan wasathiyah, yaitu gerakan yang membawa misi Islam tengahan. "Islam yang menjadi rahmatan lil alamin," ujarnya.
Dia juga menegaskan gerakan Islam wasathiyah yang dimaksud Pemuda Muhammadiyah, yaitu gerakan yang bergerak sesuai dengan zaman dan keadaan. Menurut Ulza, gerakan tersebut juga harus memberikan manfaat dan kemaslahatan bagi umat, persyarikatan, dan bangsa.
Karena itulah, Pemuda Muhammadiyah saat ini harus mampu menyesuaikan diri dengan zaman dan keadaan. "Bila tidak mampu beradaptasi, Pemuda Muhammadiyah akan tertinggal dari gerakan-gerakan lainnya," ujarnya.
baca juga: Muhammadiyah
Selain itu, Ulza mengingatkan bagaimana Muhammadiyah hadir dan berperan bagi bangsa. Ulza menjelaskan, Muhammadiyah dalam sejarah Indonesia merupakan bagian penting yang menjadi penentu lahirnya Republik Indonesia.
"Dulu sudah dilakukan oleh orang tua kita, Jenderal Soedirman, AR Fachrudin, dan banyak lagi ayahanda-ayahanda kita. Kita harus ingat juga, Muhammadiyah itu tidak pernah terlepas dari gerakan politik, bahkan penentu politik dari Indonesia," tegasnya.
Menurutnya lahirnya Indonesia merupakan bagian dari gerakan politik kemerdekaan yang digelorakan dan dipelopori para tokoh Muhammadiyah. "Sukarno, Soedirman, Kasman Singodimejo, Kahar Muzakir, dan Ki Bagus Hadikusumo, merupakan tokoh-tokoh kemerdekaan Republik Indonesia berdarah Muhammadiyah," pungkasnya. (N-1)
Membaca Al-Quran akan memberikan pengaruh spiritual lebih dalam apabila dilakukan dengan tartil, sesuai perintah dalam Al-Muzammil ayat 4.
Ramadan tidak hanya menjadi momentum peningkatan ibadah secara individual, tetapi juga memiliki dimensi sosial dalam memperkuat kerukunan dan persatuan.
Saat ini setiap tahunnya hanya sekitar 1 juta dari 9 juta lebih siswa SMA yang lulus berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Sekjen PSI sekaligus Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan ajaran Islam memiliki landasan teologis kuat untuk menjaga lingkungan dan hutan dalam perspektif ekoteologi.
Abdul Mu’ti menukil buku Tom Nichols Matinya Kepakaran (The Death Of Expertise) yang menggambarkan ilmuwan itu semakin tersaingi oleh berbagai teknologi.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved