Senin 13 September 2021, 14:02 WIB

Peningkatan Peran Puskesmas Langkah Penting dalam Pengendalian Covid-19

Mediaindonesia.com | Humaniora
Peningkatan Peran Puskesmas Langkah Penting dalam Pengendalian Covid-19

Medcom.id/Arga Sumantri
Wakil Ketua MPR dari Fraksi NasDem Lestari Moerdijat.

 

PENINGKATAN peran fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti klinik kesehatan dan Puskesmas harus segera diwujudkan untuk mempersiapkan masyarakat menjalani keseharian pascapandemi Covid-19.

"Ketika faktor pengendalian harus dikedepankan dalam menjalani kehidupan pascapandemi, saya kira peran para petugas kesehatan di fasilitas kesehatan yang dekat dengan masyarakat seperti Puskesmas dan klinik-klinik kesehatan sangat penting," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/9).

Baca juga: Tanggulangi Covid-19, NasDem: PKK Harus Jadi Contoh

Berdasarkan catatan Satgas Covid-19 di rentang Agustus hingga Mei 2021, positivity rate harian terendah dilaporkan di Maret, April, hingga Mei berturut-turut dengan angka 7,7%, 8,9%, hingga 8,5%. Peningkatan tajam positivity rate terjadi pada Juli 2021 hingga melampaui 40%.

Namun, sejak itu positivity rate nasional menunjukkan tren menurun, hingga pada Minggu (12/9) tercatat 3,05% di bawah angka ideal dari WHO yaitu 5%.

Menurut Lestari, ketika indikator penyebaran Covid-19 memperlihatkan kecenderungan terus membaik, upaya pencegahan penularan pun harus ditingkatkan untuk menjaga konsistensi penurunan jumlah kasus positif Covid-19.

Untuk mewujudkan hal itu, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari, dibutuhkan tenaga-tenaga kesehatan yang berpengalaman dan memiliki kemampuan yang memadai untuk mengedukasi masyarakat agar peduli terhadap upaya-upaya pencegahan untuk memutus rantai penularan virus korona.

Langkah tersebut, jelas Rerie, dapat direalisasikan lewat peningkatan peran Puskesmas dan sejumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama yang dekat dengan masyarakat, agar upaya edukasi dan pencegahan penularan virus korona dapat dilakukan secara meluas.

Selain itu, tambah Rerie, para pemangku kepentingan di daerah juga bisa mengedukasi kelompok masyarakat untuk mengambil peran sebagai kader-kader penyuluh kesehatan, untuk mempersiapkan masyarakat menjalani keseharian dengan disiplin protokol kesehatan.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap, sejumlah upaya strategis dalam mempersiapkan masyarakat menjalani norma baru dalam keseharian pascapandemi harus dipersiapkan dengan baik, agar kondisi sebaran Covid-19 yang terkendali bisa terus terjaga. (RO/OL-6)
 

Baca Juga

Antara/Basri Marzuki

 Survei : Kepuasan terhadap Proses Vaksinasi Tinggi, Alur Pendaftaran dan Prokes Perlu Jadi Perhatian

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 23 September 2021, 00:06 WIB
Survei ini disebarkan 6-21 Agustus 2021 secara online ke seluruh Indonesia dengan melibatkan 8.299 responden menggunakan metode convenience...
Dok Media Group

Dalam Tiga Hari, 4.011 Penumpang Internasional Tiba di Bandara Soetta

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 22 September 2021, 23:42 WIB
Sebanyak 1.997 di antaranya adalah pekerja migran Indonesia (PMI) dan 2.014 orang...
Antara

Level PPKM Tak Bisa Turun Jika Vaksinasi Belum Capai Target

👤Ant 🕔Rabu 22 September 2021, 23:23 WIB
Ia menyampaikan cakupan vaksinasi di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi belum mencapai angka...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Sarjana di Tengah Era Disrupsi

Toga kesarjanaan sebagai simbol bahwa seseorang memiliki gelar akademik yang tinggi akan menjadi sia-sia jika tidak bermanfaat bagi diri dan orang banyak di era yang cepat berubah ini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya