Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
TINDAKAN pelecehan seksual oleh seorang pedofil bisa terjadi secara berulang-ulang. Hal itu ditekankan Ketua Laboratorium Intervensi Sosial dan Krisis Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Dicky Pelupessy.
"Para pelaku pedofilia, mereka harus diwaspadai, karena punya kemungkinan melakukan tindakan yang sama. Itu bisa dilihat dari catatan empirik, bahwa banyak pedofilia bisa mengulangi tindakannya," ujar Dicky, Selasa (7/9).
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa meskipun telah mendapatkan hukuman pidana, pelaku pedofilia dapat mengulangi perbuatannya setelah bebas. Mengingat secara alami, orientasi seksualnya sudah tertuju pada anak-anak.
Baca juga: Berkaca Kasus Saipul Jamil, KPAI Dorong Konten TV Ramah Anak
"Dia menyukai anak-anak. Pedo itu artinya anak dan philia artinya penyuka atau menyukai. Jadi, memang orientasinya ke anak-anak. Secara alamiah, dia akan mencari anak-anak, karena memang orientasinya ke sana," pungkasnya.
Dicky menilai tindakan berulang itu dapat terjadi saat pelaku memahami tingkat kewaspadaan di suatu lingkungan rendah. Sebagai analogi, situasi tersebut mirip dengan situasi pascabencana. Dalam keadaan mengungsi, orang tua cenderung memiliki kewaspadaan yang rendah.
Alhasil, orang tua tidak menyadari keberadaan pelaku di dalam pengungsian. Serta, tidak dapat mencegah potensi pengulangan tindakan oleh pelaku. Penting bagi orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan, jika mengetahui ada pelaku pedofilia dalam suatu lingkungan.
Baca juga: Baleg DPR: Hukuman Pelaku Pedofilia di RUU TPKS Lebih Berat
Dia pun menyayangkan situasi di Indonesia yang belum memiliki mekanisme kewaspadaan terhadap pelaku pedofilia, setelah bebas menjalani hukuman. Menurutnya, pemerintah perlu mencontoh negara lain, yang mengawasi pelaku melalui gelang lacak, agar setiap gerakan selalu terpantau.
Psikolog dari Universitas Indonesia Vera Itabiliana Hadiwidjojo berpendapat terjadinya pelecehan seksual oleh pelaku dapat disebabkan banyak hal. "Banyak faktor, seperti persepsi yang salah tentang mendapatkan kenikmatan seksual. Lalu, persepsi yang salah tentang hubungan seksual itu sendiri," tutur Vera.
Menurut Vera, keinginan menguasai atau kejadian masa lalu di mana pelaku menjadi seorang korban, dapat memengaruhi seseorang untuk melakukan pelecehan seksual. Pun, sulit bagi seorang korban untuk menjalani aktivitas keseharian, setelah kembali melihat pelaku.(Ant/OL-11)
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Jangan keliru! Pahami perbedaan antara emophilia (mudah jatuh cinta) dan love bombing (taktik manipulasi) agar terhindar dari hubungan toksik.
Posisi di tengah membuat seorang anak merasa perlu melakukan upaya ekstra untuk mendapatkan perhatian orangtua yang sering kali terbagi.
Remaja lebih mudah tergoda melakukan hal-hal yang menyenangkan atau sedang tren karena sistem limbik mereka lebih dominan
Ada mekanisme psikologis dan neurologis yang sangat kompleks yang membuat manusia modern begitu terobsesi dengan urusan privasi orang lain, seperti netizen yang terobsesi dengan artis.
PEMAHAMAN mendalam mengenai tahapan perkembangan psikologi anak bukan sekadar wawasan tambahan, melainkan fondasi utama dalam pola asuh modern di tahun 2026.
Empat bersaudara keluarga Cascio menggugat Michael Jackson Estate atas dugaan pelecehan seksual selama satu dekade.
Kemenpora mengambil sikap tegas terhadap oknum pelatih berinisial HB yang diduga melakukan pelecehan seksual dan kekerasan fisik di lingkungan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).
PENYIDIK Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Belu, Nusa Tenggara Timur, memburu RM, salah satu pemuda yang diduga turut terlibat dalam kasus persetubuhan anak berusia 16 tahun.
Jacques Leveugle ditangkap setelah keponakannya menemukan USB berisi catatan kejahatan seksual terhadap 89 remaja di berbagai negara.
Jumlah korban dalam kasus dugaan pelecehan yang melibatkan guru di sebuah SMA di kawasan Pasar Rebo lebih dari dua siswi.
Dokumen pengadilan yang baru dibuka mengungkap tuduhan serius terhadap Jes Staley, mantan CEO Barclays. Ia diduga melakukan pelecehan seksual dan kekerasan terhadap korban Jeffrey Epstein.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved