Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
Ikatan Dokter Indonesia mendorong pemerintah untuk melakukan reformasi sistem kesehatan nasional. Hal tersebut dilakukan untuk memperkuat ketahanan nasional untuk menghadapi pandemi saat ini dan ke depan.
Ketua Tim Mitigasi PB IDI Adib Khumaidi mengungkapkan, reformasi sistem kesehatan nasional salah satunya dilakukan dengan memperkuat upaya promotif dan preventif di tengah masyrakat.
"Kita punya problem terkait dengan upaya preventif dan promotif. Kita lupa bahwa puskesmas memiliki tugas untuk menjaga dan menjadi manager kesehatan di wilayahnya masing-masing," kata Adib dalam webinar bertajuk Siapkan Indonesia jadi Produsen Vaksin Covid-19, Selasa (7/9).
Baca juga: Jalan-Jalan Sendirian? Tidak Perlu Khawatir Lagi
Adib mengungkapkan, pemerintah harus memberdayakan puskesmas dan dokter-dokter praktek di lapangan untuk memperkuat sistem kesehatan masyrakat. Langkah yang dilakukan dari tingkat tapak tersebut dikatakan Adib bisa menyelesaikan sistem kesehatan nasional.
Selanjutnya, pihaknya juga mendorong agar Indonesia memiliki kemandirian dalam memproduksi obat, vaksin dan alat kesehatan dalam negeri.
"Perlu dukungan pemerintah untuk mendukung peneliti, memberikan tempat dengan lembaga penelitian. Negara harus menyiapkan produksi atau pabruk obat atau pabrik vaksin dengan kapasitas besar," ungkap Adib.
"Sehingga ke depan kalau kita dihadapkan dalam kondisi pandemi, kita sudah siap dengan kemandirian bangsa kita terkait dengan obat dan vaksin," lanjutnya.
Semua langkah-langkah yang dilakukan pemerintah dalam melakukan reformasi sistem kesehatan nasional, dinilai Adib, harus didukung oleh semua pihak. Dengan demikian, Indonesia bisa mencapai ketahanan sistem kesehatan nasional dan siap menghadapi tantangan ke depan. (H-3)
Ketua Umum PB IDI Slamet Budiarto meminta rumah sakit (RS) agar selalu melindungi tenaga kesehatannya. Itu ia sampaikan terkait kekerasan yang dialami dokter di RSUD Sekayu, Sumatra Selatan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
IDI tidak pernah mengeluarkan rilis atau pernyataan resmi tentang daftar minuman penyebab kanker.
Salah satu tantangan terbesar dalam kesehatan masyarakat saat ini adalah daya tarik produk tembakau, nikotin, dan turunannya seperti rokok dan vape, terutama bagi anak muda.
KETUA Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Slamet Budiarto menilai komunikasi Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin harus segera diperbaiki.
KETUA Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Slamet Budiarto mengatakan, melatih dokter umum untuk melakukan operasi caesar pada ibu hamil bisa menjadi opsi terakhir.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved