Sabtu 04 September 2021, 07:30 WIB

Puncak Rindang, Wisata Perbukitan Karst yang Menantang

Denny S | Humaniora
 

SATU dari sekian banyak obyek wisata alam di kawasan Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan adalah Puncak Rindang. Obyek wisata yang oleh masyarakat lokal Desa Nateh disebut Gunung Kukup ini berupa perbukitan karst dengan trek pendakian yang terjal dan sangat menantang.

Bagi para pecinta alam dan pegiat olahraga panjat tebing, Puncak Rindang sudah tidak asing lagi. Dinding bebatuan yang terjal sangat cocok bagi olahraga panjat tebing, sehingga kerap menjadi lokasi uji adrenalin dan ketangkasan para pemanjat tebing.

"Puncak atau Bukit Rindang sering dijadikan lokasi kegiatan panjat tebing," tutur Abi, pemandu lokal pendakian. 

Meski tidak terlalu tinggi namun rute pendakian Puncak Rindang sangat terjal. Di beberapa titik  lereng sangat curam dan licin terlebih saat hujan, sehingga harus dipasang tali untuk membantu pendakian.

Beberapa kali Abi harus mengingatkan para pendaki terutama pendaki pemula agar berhati-hati karena jalur pendakian yang licin. Bagi warga lokal maupun pendaki senior Puncak Rindang dapat ditaklukan hanya dalam waktu 25-30 menit. Namun bagi pendaki pemula memerlukan waktu lebih lama lagi.

Semakin tinggi mendaki maka indahnya pemandangan alam berupa gugusan pegunungan karst seperti Gunung Balu dan Gunung Sawar, juga desa dan sungai Nateh akan semakin terlihat. Beberapa pintu goa yang menjadi sarang kelelawar maupun burung walet serta hutan perdu menyelimuti punggung gunung.

Ketika sampai di puncak kita akan disajikan panorama alam yang luar biasa. Rasa penat dan peluh saat mendaki seolah hilang. Gugusan bebatuan menjadi spot foto yang menarik. Adapula areal yang bisa dijadikan lokasi mendirikan tenda atau tempat tidur gantung (hamock) dengan pepohonan perdu sebagai tiang penyangga.

Puncak Rindang berada di sekitar kawasan wisata alam dan arung jeram Sungai Nateh Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Razi, warga Desa Nateh yang juga pegiat olahraga panjat tebing menyebut deretan pegunungan karst dengan goa-goa yang ada di kaki gunung banyak dikagumi para pecinta olahraga petualang dari banyak daerah.

"Banyak kawan-kawan pehobi olahraga ekstrem dari luar daerah yang sengaja datang kesini untuk menjajal langsung wisata petualangan di sini. Selain medan arung jeram, goa dan dinding perbukitan karst sangat menantang," ujarnya.

Sayang obyek wisata Puncak Rindang ini belum terkelola secara baik. Bahkan maraknya aktifitas penambangan batu konvensional yang dilakukan warga desa di kaki hingga kawasan puncak bukit dapat mengancam kelestarian kawasan pegunungan karst di wilayah ini. (DY/OL-10)

Baca Juga

DOK

Pemerataan Jaringan TIK Dikebut

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 November 2021, 10:54 WIB
Saat ini, yang dikejar oleh pemerintah adalah pemerataan infrastruktur TIK sinyal 4G untuk koneksi di 12.500 desa lebih baik wilayah non-3T...
Antaranews.com

Sineas Aditya Gumay Bikin Film Drama Musikal dan Komedi untuk Keluarga

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 November 2021, 10:30 WIB
Sineas Aditya Gumay siap menunjukkan karya barunya, kali ini melalui film "Bus Om Bebek" yang dibalut konsep drama musikal dan...
Dok Bening

Tips Bening’s Skincare Rajin Bersihkan Wajah agar Glowing dan Sehat

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 November 2021, 10:27 WIB
Dokter Oky Pratama menyarankan jika ingin punya kulit wajah yang glowing dan cantik serta sehat harus rajin membersihkan wajah secara rutin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya