Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengungkapkan bahwa survei pemetaan laut dalam di Indonesia masih jauh dari maksimal. Sebagai negara kepulauan, Indonesia baru melakukan survei sebatas hasil inversi atau pemantauan anomali di dasar laut.
"Batimetri Nasional (BATNAS) masih sebatas hasil inversi data gravity anomaly hasil pengolahan data altimetri, dengan menambahkan data pemeruman (sounding)," ujar Kepala BPPT Hammam Riza dalam seminar virtual, Selasa (31/8).
Tidak hanya Indonesia, secara global pemetaan dasar laut dalam pun masih kurang dari 18%. Menurut dia, upaya pemenuhan liputan survei batimetri secara global yang komprehensif menjadi isu penting.
Baca juga: Indonesia Rawan Terdampak Perubahan Iklim Global
Bagi Indonesia, potensi laut merupakan kekayaan alam yang harus dimaksimalkan untuk pembangunan nasional. Pemetaannya sekaligus menjadi bukti kekuatan dalam menjaga kedaulatan sebagai negara maritim.
Dalam UU Nomor 4 Tahun 2011, data batimetri merupakan salah satu komponen dalam membentuk Informasi Geospasial Dasar (IGD). Ini akan menjadi referensi dalam menghasilkan Informasi Geospasial Tematik (IGT), yang penting untuk menunjang perencanaan pembangunan ekonomi dan sosial.
Baca juga: KKP Klaim Laut Indonesia Bebas Cantrang
Oleh karena itu, peran teknologi pemetaan laut dalam sangat penting untuk menjawab berbagai isu. Baik global, regional maupun nasional, yang memerlukan penyelesaian.
"Yang kita lakukan dengan menguasai teknologi, menggunakan dan menjamin keberhasilan penerapan, ujungnya untuk ekonomi, kesejahteraan sosial, pertumbuhan ekonomi, serta untuk Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur," imbuh Hammam.
Indonesia memiliki infrastruktur kapal riset yang cukup memadai. Setidaknya, ada 12 kapal riset yang tersebar di beberapa institusi, seperti BPPT, LIPI, PUSHIDROSAL, KKP dan P3GL-ESDM. "Tantangannya, bagaimana dapat bekerja sama untuk menciptakan ekosistem riset dan inovasi yang menjawab berbagai persoalan," pungkasnya.(OL-11)
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Setelah miliaran tahun, JADES-ID1 akan berevolusi dari protogugus menjadi gugus galaksi masif seperti yang kita lihat jauh lebih dekat dengan Bumi.
Kombinasi identifikasi jenis dan asal-usul geografis kayu akan sangat membantu dalam kepastian legalitas pemanfaatan kayu.
Menurut tangkapan layar yang dibagikan oleh Paluzzi, Meta akan memperingatkan pengguna bahwa jika mereka keluar dari daftar Teman Dekat.
Pengguna Android dapat mengunggah file melalui aplikasi Google Drive yang umumnya sudah terpasang secara bawaan.
Pemilihan Kabupaten Tuban didasari oleh karakteristik wilayah pesisir utara Jawa yang memiliki ketergantungan tinggi pada sektor pertanian dan perikanan.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan bahwa kemandirian pangan nasional tidak akan tercapai maksimal tanpa melibatkan potensi maritim secara progresif.
PENGAMAT maritim dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Strategic Center (ISC) Marcellus Hakeng Jayawibawa menanggapi pengembangan ekonomi berbasis maritim di Riau.
PT Pertamina International Shipping (PIS) menggelar program edukasi lingkungan bertajuk Ocean LiteraSEA di SDN Tanjung Sekong, Cilegon, Banten.
PENDIDIKAN kelautan penting untuk memastikan generasi muda memiliki pemahaman tentang menjaga kelestarian laut. Ini diwujudkan dalam program Ocean LiteraSEA di Museum Bahari Jakarta.
BPK RI mendukung upaya pemerintah dalam menginisiasi program blue economy dengan memastikan pengelolaan yang bertanggung jawab atas aset kelautan Indonesia.
Sejumlah delegasi pemerintah Kenya hadir ke Indonesia untuk menjajaki kerja sama di sektor ekonomi biru dan maritim, Oktober lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved