Kamis 12 Agustus 2021, 21:11 WIB

Pandemi Covid-19 Turunkan Jumlah Mahasiswa Baru PTS

Widhoroso | Humaniora
Pandemi Covid-19 Turunkan Jumlah Mahasiswa Baru PTS

DOK MI
Ilustrasi

 

PANDEMI Covid-19 berdampak pada menurunnya jumlah mahasiswa baru di perguruan tinggi swasta (PTS) di Tanah Air. Penurunan tersebut mencapai hingga 20 persen-30 persen.

"Berkurangnya mahasiswa baru di PTS sangat jelas terasa. Ini merupakan gangguan yang sangat besar pada penyelenggaraan pendidikan tinggi yang
bermutu," ujar Rektor Universitas YARSI Prof Fasli Jalal dalam webinar 'Seleksi Ujian Mandiri PTN, Buat Gaduh Penerimaan Mahasiswa Baru PTS, Retorika atau Kenyataan', Kamis (12/8).

Dia menambahkan penurunan peminat PTS tersebut merupakan gangguan bagi penyelenggaraan pendidikan tinggi. Meski demikian, dia berharap PTS di Tanah Air yang berjumlah 3.044 tersebut dapat terus bertahan.

Menurut dia, perlu upaya untuk mencari kemaslahatan bersama dan dukungan dari pemerintah yang betul-betul memberikan solusi pada PTS agar tetap bertahan. Dalam kesempatan itu, Fasli meminta agar perguruan tinggi negeri (PTN) transparan dalam memberikan data penerimaan mahasiswa baru setiap tahunnya dan juga jadwal seleksinya hendaknya berdekatan. Dengan demikian, PTS dapat menentukan langkah dalam merekrut mahasiswa baru.

"Selama ini, kami di swasta menunggu penerimaan baru selesai di PTN. Hanya segelintir kampus swasta yang tidak mempedulikan penerimaan mahasiswa baru di PTN. Terutama PTS yang termasuk kelompok PTS elit," tambah dia.

Ia menambahkan mayoritas PTS kesulitan bersaing dengan PTN secara langsung dan memilih menunggu limpahan calon mahasiswa dari PTN. "Sebagian besar PTS memberikan kesempatan pada mahasiswa berlomba mencari PTN dan menunggu hasil seleksi jalur-jalur mahasiswa baru yang ada di PTN itu selesai," terang dia.

Di sisi lain, Ketua Umum Aliansi Penyelenggara Perguruan Indonesia (Apperti), Prof Jurnalis Uddin meminta pemerintah memberi keringanan kepada PTS dengan cara pajak yang lebih berkeadilan. Misalnya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bisa dikurangi dari 10 persen menjadi lima persen.

Jurnalis menjelaskan pandemi membuat sebagian besar PTS kesulitan karena banyak mahasiswa tidak bisa membayar uang kuliah hingga menurunnya jumlah mahasiswa baru, yang berdampak pada operasional PTS. "Di sisi lain, PTN banyak menerima mahasiswa baru melalui seleksi mandiri," kata Jurnalis. (Ant/OL-15)

Baca Juga

Biro Pers Setpres

Program Beasiswa Jokowi Dinilai Pacu Pemerataan Pendidikan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 13:58 WIB
Jokowi melakukan transformasi dengan menggagas Kartu Indonesia Pintar Kuliah...
Ist

Tenaga Kesehatan Berperan dalam Temukan Kasus Kanker pada Anak

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 13:44 WIB
Kanker dapat menyerang semua usia, dari bayi hingga orang lanjut usia. Namun, kanker pada anak berbeda dengan...
Ist

Gandeng Kemenkes, AstraZeneca Kampanye Deteksi Dini Kanker Ovarium

👤Eni Kartinah 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 13:30 WIB
Kampanye 10 Jari adalah upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang 6 faktor risiko dan 4 tanda kanker...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya