Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGENDALI Ekosistem Hutan (PEH) pada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Barat Ade Putra menjelaskan alasan harimau turun gunung hingga masuk ke permukiman atau perkebunan. Ada faktor yang kerap dijumpai.
Baca juga: Cinta Harimau tidak Berarti Memelihara sang Raja Rimba di Rumah
Pertama, satwa dalam kondisi sakit. Karena kondisi fisik yang tidak sehat dan daya survival berkurang, harimau mungkin turun.
"Seolah-olah kalau dia bisa berkata 'tolong saya'. Kita menemukan dalam beberapa kasus. Setelah kita evakuasi, kita periksa kesehatannya ada penyakit hati, ada lambung busuk, bahkan ada yang mulutnya berbelatung," ucap Ade.
Baca juga: Dua Harimau Sumatra di Ragunan Sempat Terpapar Covid-19
Penyakit itu lebih sering diakibatkan konsumsi makanan. Ade memberi contoh ketika harimau memangsa hewan buruan berpenyakit, ia juga akan tertular.
Faktor kedua adalah belajar berburu. Harimau hidup bersama induknya pada usia 1-2 tahun. Sesudah itu, ia akan hidup soliter. Saat usia itulah biasanya harimau belajar berburu dan kerap berada di pinggiran hutan yang ada hewan ternak.
Baca juga: 13 Elang Berstatus Dilindungi Ditranslokasi ke PPS Alobi Bangka Belitung
Sedangkan faktor ketiga adalah karena kalah bersaing dengan harimau lain. Biasanya terjadi pada harimau jantan. "Ada kasus overlap dalam satu teritori. Ada 2-3 jantan. Biasanya jantan yang sudah berusia lanjut yang akan turun," lanjut Ade. (X-15)
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
BBKSDA Riau telah memasang dua unit kamera trap guna mengidentifikasi hewan liar.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengecek kondisi harimau yang sempat viral bahwa ada isu pakan harimau diambil oleh petugas di Ragunan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklarifikasi kabar beredar yang menyebut harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan yang viral di media sosial adalah miliknya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas kebutuhan pakan harimau peliharaannya yang saat ini dititipkan di Ragunan.
Pria yang akrab disapa Pram itu pun memastikan satwa tersebut tetap mendapatkan pakan yang cukup dan berada dalam pengawasan.
Jika harimau dan macan tutul muncul di kebun, jalan raya, bahkan hotel, itu pertanda mereka terpaksa keluar dari hutan untuk bertahan hidup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved