Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA mahasiswa merancang desain kemasan plastik ramah lingkungan untuk memperpanjang umur simpan buah klimaterik dan memenangkan juara II di ajang International Paper Competition Festival of Agroindustry 2021 IPB University. Ketiganya merupakan mahasiswa Departemen Teknologi Industri Pertanian IPB University, yakni Faiz Ismail Zulfi, Ivander Limjaya dan Muhammad Sa’duddin.
Dalam paper berjudul “Biodegradable Plastic Packaging With Ethylene Gas Absorption Feature For Climateric Fruit Storage Based On Coconut Shell As A Solution For Increasing Shelf Life In The Post Covid-19 Pandemic Era,” mereka mendesain kemasan plastik biodegradable untuk memperpanjang umur simpan buah klimaterik.
Mereka memanfaatkan kitosan dan pati umbi ganyong. Kitosan adalah polimer alami yang bersifat biodegradable dan tidak beracun yang berasal dari limbah kulit udang dan kepiting. Sedangkan, ganyong adalah sejenis tumbuhan penghasil umbi yang masih satu kerabat dengan tanaman kana hias. Ganyong mengandung pati, meskipun tidak sebanyak ubi jalar.
Diketahui bahwa buah umumnya mudah rusak karena tingginya laju respirasi. Selain itu, gas etilen dapat mempercepat pematangan buah, menurunkan kualitas dan umur simpan produk.
Salah satu anggota tim, Ivander menjelaskan bahwa kemasan plastik yang mereka kembangkan berbahan dasar kitosan-pati ganyong. Karbon aktif digunakan sebagai penyerap gas etilen dari buah klimakterik. Peran kemasan buah klimakterik ini sebagai adsorben etilen untuk memperpanjang umur simpan. Kemasan ini tetap menjaga kualitas visual, warna, dan tekstur buah.
“Di bagian bawah kemasan bisa diletakkan bibit tanaman. Konsumen tidak perlu membuang kemasan apabila tidak terpakai. Bibit dalam kemasan dapat ditanam di dalam pot,” terang Sa’duddin dilansir dari laman IPB University.
Hambatan yang ditemui tim ini adalah persiapan yang cukup singkat. Mereka harus membagi waktu di tengah padatnya kuliah. “Saat final kami menjawab pertanyaan juri dengan lancar. Dewan juri memberi saran berupa mencari plastik biodegradable yang komersil, murah, dan mudah dipakai,” kata Faiz, anggota tim lain.
“Selain kuliah, kita harus melihat permasalahan di lingkungan yang berkaitan mata kuliah yang didapatkan. Kita dapat mencari solusi melalui ilmu yang kita dapat,” tutup Sa’duddin.
Ivander berharap ide ini bisa dikembangkan di lomba lain maupun industri. Ivander mengatakan bahwa salah satu isu yang marak saat ini adalah plastik biodegradable. Beberapa plastik biodegradable tidak terurai selama beberapa tahun. (H-2)
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Penderita Restless Legs Syndrome (RLS) memiliki risiko lebih tinggi terkena Parkinson dibandingkan orang yang tidak mengalami gangguan tersebut.
Riset ini bertujuan memberikan panduan bagi elit politik sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai kompetensi pemimpin yang benar-benar dibutuhkan di Indonesia.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Penghargaan bagi peneliti muda menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Upaya peningkatan kualitas nutrisi masyarakat Indonesia terus diperkuat melalui riset dan publikasi ilmiah yang berkelanjutan.
Pekerja mengolah sampah tutup botol plastik di Bank Sampah Kertabumi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.
Edukasi yang paling mendasar adalah memilah sampah dari rumah sebelum dibuang.
Gereja Katedral Jakarta kembali menunjukkan kepeduliannya pada lingkungan dan semangat kebersamaan dengan menggunakan dekorasi Natal berbahan daur ulang pada perayaan Natal 2025.
Anggota kelompok bank sampah merapikan pernak-pernik pohon Natal dari bahan daur ulang di halaman Gedung Mitra Graha, Semarang.
Kegiatan diikuti sebanyak 347 peserta tingkat SD dan SMP dari wilayah Jakarta, Bogor dan Bekasi tersebut bertujuan untuk membentuk generasi literat yang sadar lingkungan.
Jaringan bioskop Cinema XXI menyalurkan hasil penjualan program XXI Screen Bag, tas hasil daur ulang layar bioskop bekas, untuk mendukung anak-anak penyintas kekerasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved