Rabu 28 Juli 2021, 17:11 WIB

Kasus Covid-19 Berkurang Diikuti Penurunan Jumlah Orang Dites

Mediaindonesia.com | Humaniora
Kasus Covid-19 Berkurang Diikuti Penurunan Jumlah Orang Dites

Antara/Didik Suhartono.
Warga berjalan di dekat dinding bermural di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (18/7).

 

HARUS diakui selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat hingga level 1-4 selama 3 minggu lebih ini, penambahan kasus harian covid-19 masih naik-turun. Penurunan kasus biasanya diikuti penurunan jumlah orang maupun spesimen yang dites covid-19 baik dengan swab PCR, TCM, maupun antigen yang biasanya bertepatan pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Di sisi lain jumlah pasien yang sembuh meningkat, tetapi kasus kematian juga terus meningkat. 

Itu disampaikan Trimedya Panjaitan, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR dalam keterangan resmi, Rabu (28/7). Pada hari pertama pemberlakuan PPKM Darurat, 3 Juli 2021, tercatat kasus harian 27.913 orang. Selanjutnya terjadi peningkatan penambahan kasus harian hingga puncaknya pada 15 Juli mencapai 56.757 orang kasus. Setelah itu kasus turun sampai angka 28.228 orang pada 26 Juli. 

"Namun sehari kemudian, 27 Juli, naik lagi menjadi 45.203 kasus harian. Pada 27 Juli ada berita baik yaitu kasus kesembuhan tertinggi selama pandemi sebanyak 47.128 orang. Sebaliknya ada berita duka yaitu jumlah meninggal harian tertinggi selama pandemi sebanyak 2.069 orang," ujar Trimedya. 

Ia menilai pemerintah sudah bekerja keras dalam menangani pandemi covid-19 sejak pertama kali kasus dideteksi pada 2 Maret 2020, yaitu dengan penetapan bencana nonalam virus korona melalui Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020. Setelah itu diambil berbagai kebijakan dalam menangani pandemi, yaitu melalui penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kemudian Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Karena pandemi belum bisa dikendalikan dan ada tren meningkat, mulai 3 Juli 2021 sampai dengan 20 Juli 2021 diberlakukan PPKM Darurat lalu diperpanjang sampai 25 Juli dengan istilah PPKM Level 3 dan 4 dan diperpanjang lagi sampai 2 Agustus. 

Hasilnya, kasus harian covid-19 cenderung turun. Positivity rate, yaitu perbandingan antara jumlah kasus positif covid-19 dengan jumlah orang yang dites, dalam seminggu terakhir ini juga turun. Tingkat keterisian tempat tidur atau BOR (bed occupancy rate) bagi pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit selama seminggu terakhir juga mengalami penurunan. Dari total 430 ribu kapasitas tempat tidur rumah sakit di seluruh Indonesia, sebanyak 82 ribu tempat tidur diisi oleh pasien covid-19. Angka ini menurun dari minggu lalu yaitu 92 ribu tempat tidur. 

Di sisi lain, Trimedya mendorong pemerintah agar terus menggenjot pelaksanaan program vaksinasi nasional. Per 27 Juli, terdata sudah 45.534.183 orang yang mengikuti vaksinasi ke-1. Yang sudah vaksinasi lengkap (vaksinasi ke-2) baru 18.857.251 orang. Masih sangat jauh dari target sasaran vaksinasi sebanyak 208.265.720 orang atau baru tercapai 21,86% untuk yang sudah vaksinasi ke-1. 

Yang sudah vaksinasi lengkap lebih rendah lagi, baru 9,05%. Jumlah vaksinasi harian pada 26 Juli terdata 258.346 orang untuk vaksinasi ke-1 dan 223.374 orang untuk vaksinasi ke-2. Pada 27 Juli terdata 550.229 orang untuk yang vaksinasi ke-1 dan 536.465 orang untuk vaksinasi ke-2, masih jauh dari target vaksinasi 1 juta per hari yang dicanangkan Presiden.

"Kita menyadari ada kendala dalam program vaksinasi ini karena kita bukan negara yang memproduksi vaksin sendiri, seperti Tiongkok, Amerika Serikat, Inggris, dan Rusia. Akibatnya, pelaksanaan program vaksinasi terlambat karena untuk mendapatkan vaksin, kita harus berebutan dengan negara lain. Selain itu ada kendala kekurangan jumlah tenaga kesehatan, baik dokter maupun perawat," tuturnya. 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan Indonesia kekurangan sekitar 3.000 dokter untuk menghadapi lonjakan kasus covid-19 serta membutuhkan sekitar 16 ribu hingga 20 ribu perawat. Saat ini pemerintah sedang mencari cara untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan tersebut. Kita mendorong pemerintah untuk terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi ini sehingga bisa tercapat target satu juta pemberian vaksin per hari.  

Namun, di tengah kesulitan akibat pandemi, lanjut Trimedya, ada yang perlu kita syukuri yaitu kondisi perekonomian secara nasional masih kuat walau pertumbuhannya melambat. Kurs dolar AS selama sepekan ini, misalnya, stabil di kisaran angka Rp14.500. Di sisi ekonomi, pemerintah telah mengambil berbagai kebijakan extraordinary (luar biasa) untuk mengatasi dampak sosial ekonomi akibat pandemi covid-19, semisal realokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diarahkan sepenuhnya untuk keperluan tersebut, termasuk memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak pandemi.

Baca juga: Harus Isolasi Mandiri di Rumah? Ini yang Hal-Hal yang Harus Anda Lakukan  

Menurut Trimedya, harus kita akui bahwa tingkat kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan untuk pencegahan covid-19 berbeda, ada yang patuh dan ada yang kurang patuh. Kesadaran masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi covid-19 juga beragam. Karena itu kita harus bahu-membahu, bersama-sama, membantu dan mendukung pemerintah dalam menghadapi pandemi covid-19. "Kita bisa memulai dari lingkungan paling kecil yaitu keluarga dengan mengikuti vaksinasi covid-19 dengan tetap melakukan disiplin mematuhi protokol kesehatan," katanya. Selanjutnya kita bisa mengajak dan mengingatkan saudara, sahabat, teman, handai tolan, kenalan, dan lingkungan yang lebih luas lagi untuk vaksinasi covid-19 dan tetap disiplin prokes. (OL-14)

Baca Juga

Antara

Kuartal III 2022, Vaksin Merah Putih Ditargetkan Dapat EUA

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 18 September 2021, 16:45 WIB
Saat ini, LBM Eijkman sudah menyelesaikan fase research and development untuk vaksin Merah Putih, serta berhasil membuat bibit...
dok.UWG

Kampus Widyagama dan Kodam V Brawijaya Gelar Vaksinasi Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 18 September 2021, 16:41 WIB
UNIVERSITAS Widyagama bekerjasama dengan Kodam V Brawijaya ikut mendukung percepatan vaksinasi covid-19 pemerintah dengan menggelar...
Antara

Satgas Covid-19 : Kedisiplinan Memakai Masker Turun

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 18 September 2021, 16:05 WIB
HASIL Monitoring Kepatuhan Protokol Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19, memperlihatkan adanya penurunan kedisiplinan memakai masker di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Ramai-Ramai Abai Laporkan Kekayaan

KPK mengungkap kepatuhan para pejabat membuat LHKPN tahun ini bermasalah. Akurasinya juga diduga meragukan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya