Sabtu 24 Juli 2021, 08:12 WIB

Intip Lukisan Tertua di Galeri Nasional Indonesia

Lidya Tannia Bangguna | Humaniora
Intip Lukisan Tertua di Galeri Nasional Indonesia

MI/blog GNI
Lukisan karya Raden Saleh, Kapal Karam Dilanda Badai

 

Bertepatan dengan Hari Anak Nasional, Galeri Nasional Indonesia (GNI) mengadakan tur virtual melalui aplikasi Zoom.

Dalam kesempatan tersebut, Edukator GNI, Tunggul dan Aola, menjelaskan sejarah dan makna dari beberapa lukisan yang menjadi koleksi GNI.

Salah satu koleksi lukisan yang mereka pamerkan adalah lukisan tertua di GNI, lukisan karya Raden Saleh yang berjudul “Kapal Karam Dilanda Badai.”

Baca juga: Orangtua Jangan Lengah Dengan Jaga Prokes Anak di Masa Pandemi

Lukisan yang dibuat pada 1840-an itu berada di Ruangan Galeri 1 dari Galeri Nasional Indonesia.

Raden Saleh Sjarief Bustaman (1811-1880) adalah bumiputera Jawa pertama yang mendapatkan previledge untuk belajar melukis di Eropa atas beasiswa pemerintah Belanda. Sejumlah penulis dan peneliti menyebutnya sebagai ‘manusia modern’ Jawa pertama yang memiliki pola pikir ala Barat.

Sepanjang kariernya, Raden Saleh mengerjakan karya lukisan potret, pemandangan alam, dan tema-tema romantik seperti perburuan binatang, badai di lautan, dan bencana alam. Karya-karyanya juga menyangkut kehidupan manusia dan binatang yang bergulat dalam tragedi.

Lukisan “Kapal Karam Dilanda Badai” dilukis dengan media cat minyak pada kanvas berukuran 74 x 98 sentimeter.

Dalam lukisan tersebut, Raden Saleh mengungkapkan perjuangan dramatis dua kapal dalam hempasan badai dahsyat di tengah lautan.

Suasana mencekam diekspresikan lewat awan tebal yang gelap dan ombak-ombak tinggi yang menghancurkan salah satu kapal. Dari sudut atas, secercah sinar matahari tampak memantul ke gulungan ombak menambah kesan dramatis.

Karya itu menyiratkan gejolak jiwa Raden Saleh yang terombang-ambing antara keinginan menghayati dunia imajinasi dan menyatakan dunia nyata. Perpaduan keduanya terwujud dalam ekspresi visual yang dramatis, emosional, sekaligus misterius. (OL-1)

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO.

Lima Langkah Preventif Sebelum Izinkan Anak Jalani PTM

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 September 2021, 00:05 WIB
Dokter Spesialis Anak dr. Natasya Ayu Andamari, SpA memberikan sejumlah kiat tindakan pencegahan yang bisa dilakukan orang tua sebelum...
Antara/Galih Pradipta

Dampak Pandemi, Nadiem: Satu Generasi Kehilangan Hampir Setahun Pembelajaran 

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 28 September 2021, 23:55 WIB
"Anak-anak kemungkinan besar kehilangan antara 0,8-1,2 tahun pembelajaran. Jadi seolah-olah satu generasi kehilangan hampir setahun...
Dok. Pribadi

Tampil di Zakat Innovation Week, Rumah Kutub Paparkan soal Sedekah Minyak Jelantah 

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 September 2021, 23:37 WIB
ERSENYUM adalah singkatan dari Terima Sedekah Minyak Jelantah untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kawin Kontrak Rendahkan Perempuan

 Kawin kontrak masih ditemukan di Kabupaten Cianjur. Usia pernikahan hanya dua bulan dengan uang mahar Rp15 juta

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya