Rabu 21 Juli 2021, 07:32 WIB

Kepala BIN Tinjau Langsung Vaksinasi untuk Pelajar

mediaindonesia.com | Humaniora
Kepala BIN Tinjau Langsung Vaksinasi untuk Pelajar

Ist/BIN
Kepala BIN Budi Gunawan meninjau vaksinasi Covid-19 bagi pelajar SMP dan SMA di Sekolah Kesatuan Pelajar, Bogor, Jawa Barat, Senin (19/7).

 

KEPALA Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan meninjau vaksinasi Covid-19 bagi pelajar SMP dan SMA di Sekolah Kesatuan Pelajar, Bogor, Jawa Barat, Senin (19/7).

Budi Gunawan menyatakan vaksinasi penting untuk pelajar mengingat penularan Covid-19 cenderung naik. Menurutnya, kasus positif covid-19 pada anak-anak cukup tinggi. Karena itu, BIN ditugaskan Presiden Joko Widodo untuk menggelar vaksinasi untuk pelajar di sekolah-sekolah.

“Untuk itu, BIN ditugaskan oleh Bapak Presiden bagi pelajar SMP-SMA untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa dan penopang keluarga,” katanya.

Adapun vaksin Sinovac yang disuntikkan BIN untuk pelajar ditargetkan sebanyak 2.000 dosis per provinsi. Sehingga total di 6 provinsi sebanyak 12.000 dosis vaksin.

Budi Gunawan menuturkan perbandingan kasus aktif yang ada di Indonesia yaitu 9% dari seluruh total kasus. Anak-anak khususnya pelajar rentan tertular dan menjadi penular untuk klaster keluarga.

“Penularan di kalangan pelajar cenderung naik, 1 di antara 9 kasus positif adalah anak-anak dan jumlah anak Indonesia yang tertular covid-19 sebanyak 9% dari total yang terinfeksi,” ungkapnya.

Budi memaparkan dari data yang ada sebanyak 2,9 juta kasus positif Covid-19, terdapat 250 ribu anak yang tertular. Anak-anak disebutnya menjadi spreader (penular) untuk klaster keluarga.

“Selain itu anak menjadi salah satu spreader (penular) di klaster keluarga yang berkontribusi 85% dari total kasus positif baru di Indonesia,” ucapnya. 

Dengan begitu, program vaksinasi untuk pelajar SMP dan SMA yang digelar BIN diharapkan dapat memutus rantai penyebaran Covid-19. Serta mengurangi resiko angka kematian karena covid-19 di tanah air.

“Program vaksinasi ini diharapkan mampu memutus mata rantai penularan, memperkecil risiko klaster keluarga dan mengurangi risiko fatal (kematian) jika terinfeksi Covid-19,” ujarnya.

Setelah meninjau vaksinasi pelajar SMP dan SMA di Bogor, Kepala BIN kembali melakukan pemantauan vaksinasi untuk siswa SMP dan SMA di BSD, Tangerang, Banten. 

Budi Gunawan menegaskan vaksinasi merupakan proteksi terbaik saat ini dalam menghadapi covid-19. "Saat ini tidak ada jenis proteksi lain dalam menghadapi Covid-19 sebaik yang diberikan vaksin," tegasnya.

Selain itu, vaksinasi terhadap para pelajar tersebut juga untuk memastikan agar proses belajar mengajar tetap berjalan lancar. Jika covid-19 dapat dikendalikan, proses belajar mengajar secara tatap muka pun dapat diterapkan.

"Baik tatap muka atau dikombinasikan dengan sistem belajar online, dapat segera diterapkan ketika penularan covid-19 dapat dikendalikan dan masyarakat telah beradaptasi dengan prokes 5M," ucap Budi.

Vaksinasi pelajar SMP dan SMA ini digelar serentak di 6 provinsi yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Riau, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan. Selain itu, para pelajar juga mendapatkan paket vitamin untuk menunjang imunitas.

Baca Juga

Ist/BIN

BIN Percepat Vaksinasi, Gelar di Ponpes dan Door to Door serta Bagi Sembako

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 03 Agustus 2021, 06:55 WIB
Program vaksinasi Covid-19 door to door atau dari rumah ke rumah dibuat khususnya yang berada di perumahan padat...
ANTARA

Kejayaan Nusantara dari Telaah Arkeoastronomi

👤MI 🕔Selasa 03 Agustus 2021, 06:10 WIB
BERBAGAI kultur budaya dan banyaknya situs candi yang dibangun di Nusantara menunjukkan pada sejak zaman...
Dok. Pribadi

Guru dan Pembelajaran Astronomi di Indonesia

👤Hakim Luthfi Malasan KK Astronomi FMIPA ITB 🕔Selasa 03 Agustus 2021, 05:55 WIB
DENGAN posisi geografis pada garis khatulistiwa dan tiga zona...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Ini Adalah Pekerjaan Kita

POLDA Metro Jaya menggelar program Vaksinasi Merdeka dengan target seluruh warga DKI Jakarta sudah menerima vaksin covid-19 tahap pertama pada 17 Agustus 2021.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya