Selasa 20 Juli 2021, 19:32 WIB

Empat Pusat Restorasi dan Pengembangan Ekosistem Pesisir Bakal Dibangun

Mediaindonesia.com | Humaniora
Empat Pusat Restorasi dan Pengembangan Ekosistem Pesisir Bakal Dibangun

Antara/Iggoy el Fitra
Ilustrasi

 

Kementerian Kelautan dan Perikanan menyatakan bakal membangun Pusat Restorasi dan Pengembangan Ekosistem Pesisir (PRPEP) di empat lokasi, yaitu Kulonprogo (DIY), Pasuruan (Jawa Timur), Majene (Sulbar) dan Malang (Jatim).

Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Hendra Yusran Siry dalam siaran pers di Jakarta, Selasa, menyebutkan rencana pembangunan empat PRPEP adalah untuk mempercepat rehabilitasi ekosistem mangrove atau hutan bakau di wilayah pesisir.

"Tujuan membangun PRPEP adalah meningkatkan pemahaman dan keterlibatan masyarakat dalam rehabilitasi mangrove dan pengelolaan mangrove yang berkelanjutan. Diharapkan PRPEP dapat berfungsi sebagai laboratorium alam (mangrove) dan menjadi destinasi wisata masyarakat ataupun wisata ilmiah yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar," kata Hendra.

Ia mengemukakan sasaran penerima bantuan tersebut adalah kelompok masyarakat, Masyarakat Hukum Adat (MHA), lembaga pemerintahan dan lembaga non pemerintah yang melakukan upaya mempertahankan ekosistem pesisir dari kerusakan dan memulihkan kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil.

Menurut dia, sejak tahun 2015, KKP telah memberikan bantuan pemerintah berupa bangunan sarana dan prasarana di kawasan yang potensial untuk pengembangan PRPEP yang tersebar di 30 lokasi wilayah Indonesia.

Selain itu, lanjutnya, PRPEP sekaligus disiapkan untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar melalui ekowisata treking mangrove yang melibatkan masyarakat setempat sehingga masyarakat turut memiliki kepedulian dalam menjaga dan memelihara ekosistem pesisir di wilayahnya.

Secara terpisah, Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Muhammad Yusuf menjelaskan PRPEP akan diberikan kepada calon kelompok berupa treking mangrove yang terbuat dari bambu, kayu atau beton, dengan tambahan gapura atau gazebo, menara pemantauan, toilet, tempat sampah, dan pondok pengelola serta papan informasi.

“Pemilihan lokasi pembangunannya harus sesuai dengan rencana usulan dari kelompok/penggiat mangrove agar maksimal dalam memanfaatkan potensi kawasan mangrove,” jelasnya. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Dok MI

Pertanian Berbasis Digital untuk Menjaring Keterlibatan Anak Muda

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 15:18 WIB
Regenerasi petani menjadi keniscayaan karena tenaga kerja pertanian saat ini banyak didominasi oleh petani usia...
ANTARA/	Iggoy el Fitra

Kampus Diminta Ambil Peran dalam Pengembangan Agrowisata

👤Arnoldus Dhae 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 15:17 WIB
Masyarakat sangat membutuhkan pengetahuan dalam pengembangan agrowisata yang sejalan dengan pertanian...
Ist

Koodinator Nasional Ganjarist Gelar Bakti Sosial di Panti Sosial 

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 14:50 WIB
Sambil tetap menjaga protokol kesehatan, kelompok relawan Ganjarist yang hadir bertemu dengan anak-anak di Wisma Tuna Ganda bersama...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bongkar Transaksi Narkoba Rp120 Triliun

Para anggota sindikat narkoba juga kerap memanfaatkan warga yang polos untuk membantu transaksi dari dalam ke luar negeri dan sebaliknya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya