Senin 19 Juli 2021, 16:57 WIB

Percepatan Vaksinasi Terkendala Kurangnya Vaksinator

Indriyani Astuti | Humaniora
Percepatan Vaksinasi Terkendala Kurangnya Vaksinator

ANTARA FOTO/Fauzan
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pelajar di SMPN 1 Kota Tangerang, Banten.

 

PEMERINTAH daerah (pemda) diminta untuk melakukan percepatan cakupan vaksinasi Covid-19. Di sisi lain, ada kendala yang dihadapi yakni kurangnya tenaga vaksinator pemda. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Mochamad Ardian Noervianto, dalam konferensi pers, Senin (19/7).

"Kami sudah koordinasi dengan beberapa kepala daerah dan ketua asosiasi pemerintah kabupaten dan ketua asosiasi pemerintah kabuoaten kota. Secara prinsip pemda siap melaksanakan vaksinasi dengan nakes yang ada. Namun hal yang jadi pertanyaan kepala daerah, berapa nakes dan ketersediaannya. Itu hal yang perlu menjadi perhatian bersama," papar Ardian.

Lebih lanjut ia menyampaikan kurangnya tenaga vaksinator perlu mendapatkan perhatian bersama terutama Kementerian Kesehatan. Disampaikannya, pemerintah masih menyusun rencana perlibatan tenaga vaksinator dari TNI dan Polri untuk percepatan pemberian vaksinasi di daerah.

Baca juga: Pemerintah Menerima Bantuan 7 Iso Tank dan 1.000 Tabung Oksigen

Terkait rencana itu, sambung Ardian, masih dirumuskan bersama oleh Menteri Keuangan, Panglima TNI, dan Kapolri serta Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Ia juga menjelaskan, terhadap upaya percepatan tersebut, untuk pembayaran bagi tenaga vaksinator dari TNI dan Polri, rencananya akan diambil dari dana alokasi umum yang ditransfer pemerintah pusat pada pemda. Kemudian, akan dihitung jumlah dana alokasi umum yang akan dipotong (intercept).

"Sampai saat ini masih dihitung dan menunggu usulan dari Kapolri dan Panglima TNI termasuk kepala BKN berapa vaksinator dan mana saja yang bisa dilibatkan. Jadi dibayarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD) dahulu, baru dipotong dari dana alokasi umum untuk pemda," tukas Ardian. (OL-4)

Baca Juga

Antara/Mohammad Ayudha.

Sosok Muhadjir Effendy di Mata Buya Syafii

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 18:35 WIB
Menurut Buya Syafii, di samping sebagai kader almarhum Malik Fadjar, Muhadjir Effendy merupakan sosok gigih dan...
Ist

Terima Hibah Oksigen Konsentrator, Kosgoro 1957 Distribusikan ke Rumah Sakit

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 18:15 WIB
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI Agung Laksono menilai oxygen concentrator HFNO ini dibutuhkan bagi para pasien yang terkena Covid-19...
Antara/HO-BNPT

BNPT dan YHPB Beri Bantuan Mahasiswa Perantauan

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 17:52 WIB
BNPT bekerja sama dengan Yayasan Harmoni Pemersatu Bangsa (YHPB) menggelar gerakan bakti sosial memberikan bantuan kepada mahasiswa...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencari Abdi Negara di Tengah Pandemi

Jumlah pelamar di bawah perkiraan 5 juta orang dan menurun ketimbang perekrutan sebelumnya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya