Jumat 16 Juli 2021, 13:45 WIB

Guru Besar UI Nilai Ivermectin bukan Obat Antivirus, Perlu Uji Klinis

M Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Guru Besar UI Nilai Ivermectin bukan Obat Antivirus, Perlu Uji Klinis

AFP
Ilustrasi obat

 

GURU Besar Ilmu Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Erni Hernawati Purwaningsih menilai pemberian obat cacing Ivermectin sebagai obat terapi untuk pasien covid masih kontroversial dan perlu dilakukan uji klinis lebih lanjut.

Dirinya menyebut Ivermectin merupakan obat anthelmentik atau mematikan cacing dalam usus bukan sebagai obat antivirus.

"Secara farmakologis, obat yang tidak memiliki bukti ilmiah karena mekanisme kerja obat tersebut sebagai anthelmentik bukan antivirus," kata Erni saat dihubungi, Jumat (16/7).

Baca juga: Obat Ivermectin Hanya untuk Pasien Covid Dalam Uji Klinis

Pemerintah perlu melakukan uji klinis lebih lanjut untuk membuktikan efektivitas dari obat tersebut. Sehingga masyarakat bisa merasa aman.

"Wajib dilakukan uji klinik lebih dahulu untuk membuktikan efektivitas dan keamanannya," ucapnya.

Sebelumnya, Obat cacing Ivermectin resmi mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk dijadikan obat terapi bagi pasien covid-19.

Hal itu sesuai dengan Surat Edaran No PW.01.10.3.34.07.21.07 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Distribusi Obat dengan Persetujuan Penggunaan Darurat (Emergency Use Authorization).(OL-5)

Baca Juga

Ist

KLHK Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Ekosistem Gambut

👤medaindonesia.com 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 22:33 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meluncurkan the Integrated Management of Peatland Landscapes in Indonesia (IMPLI) di...
HO

WZWF 2022 Bahas Peningkatan Pengelolaan Zakat Dan Wakaf

👤Widhoroso 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 21:48 WIB
PEGIAT zakat dan wakaf dunia bertemu dalam World Zakat and Waqf Forum (WZWF) 2022 yang bertema "Leeds 2022 World Zakat & Waqf...
Ist

Wakil Sumut dan Kalsel Dinobatkan Putera Puteri Maritim Indonesia 2022

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 21:45 WIB
Chandra Hakiki asal Sumut dengan nilai 130 dan Danela Stephani dengan nilai 130 asal Kalsel sebagai Juara Pertama Putera dan Puteri Maritim...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya