Kamis 24 Juni 2021, 10:30 WIB

TMC Sumsel dan Jambi Efektif Tingkatkan Curah Hujan

Atalya Puspa | Humaniora
TMC Sumsel dan Jambi Efektif Tingkatkan Curah Hujan

ANTARA/ Nova Wahyudi
TEKNOLOGI MODIFIKASI CUACA: Prajurit TNI AU bersiap melakukan operasi TMC di Pangkalan Udara Sri Mulyono Herlambang, Palembang.

 

OPERASI teknologi modifikasi cuaca (TMC) yang dilaksanakan di wilayah Sumatra Selatan dan Jambi efektif meningkatkan curah hujan di wilayah tersebut.

"Jumlah titik api terpantau selama periode TMC di Sumatra Selatan dan Jambi terpantau nol. Hampir setiap hari terpantau hujan dengan akumulasi wilayah di sumsel 35 mm dan jambi 86 mm," kata Kepala BBTMC-BPPT Jon Arifian saat dihubungi, Kamis (24/6).

Ia merinci, TMC di wilayah tersebut telah dilakukan sejak 10 hingga 23 Juni 2021. Adapun, selama periode tersebut telah diturunkan sebanyak 15 sorti penerbangan dengan jumlah bahan semai sebanyak 12 ton NaCl.

"Rencananya TMC ini akan dilakukan hingga tanggal 25 Juni. Masih akan dievaluasi segera kelanjutannya," ungkap Jon.

Untuk diketahui, operasi TMC di Sumsel dan Jambi didukung TNI AU, Skadron 4 Malang dengan mengerahkan armada pesawat Casa 212 A-2105 dan 11 kru pesawat. Posko TMC dipusatkan di area Lapangan Udara Sri Mulyono Herlambang, Palembang. BBTMC-BPPT menerjunkan 7 orang yang bertugas di Posko dan 4 orang di Pos Pengamatan Meterorologi (Posmet), serta 1 orang forecaster dari BMKG.

Koordinator Bidang Pelayanan TMC BBTMC-BPPT Sutrisno juga menjelaskan strategi penentuan daerah target penyemaian awan yang akan dilaksanakan tim TMC.  “Mengingat luasnya daerah target kegiatan TMC, kami membuat prioritas dalam melakukan penyemaian yang dibagi dalam empat kriteria," ujar Sutrisno.

Empat kriteria tersebut yaitu awan di atas titik api yang berada dilahan gambut dan tidak mendapatkan curah hujan selama beberapa hari akan menjadi prioritas utama penyemaian awan.

Apabila tidak ditemukan kriteria pertama, dicari awan di sekitar titik api di daerah gambut yang sudah beberapa hari tidak hujan. Sedangkan kriteria ketiga yaitu awan dilahan apapun dengan curah hujan yang sedikit. Jika ketiga kriteria tidak ditemui, maka awan-awan dimana saja yang masih mendukung pencegahan kebakaran hutan dan lahan dapat menjadi target penyemaian awan.

Purwadi, Koordinator Lapangan BBTMC-BPPT mengatakan daerah Ogan Komering Ilir (OKI) dan Musi Banyuasin merupakan daerah dengan lahan gambut terluas di Sumatra Selatan. “Kami akan memprioritaskan awan-awan di atas lahan gambut sebagai target penyemaian awan, yang dipantau menggunakan radar milik BMKG,” ujarnya.

Meskipun saat ini wilayah Sumatra dan Selatan tengah menuju puncak musim kemarau, lanjut Purwadi, potensi awan pertumbuhan awan potensial masih ada. “Saat ini daerah Sumatra Selatan dan Jambi masih ada potensi pertumbuhan awan akibat faktor cuaca lokal yang bisa disemai,” tuturnya.

Seperti diketahui, bahwa daerah Sumatra Selatan dan Jambi memiliki area lahan gambut yang cukup luas yang rentan terjadi kebakaran saat kering. Sehingga lahan gambut ini harus selalu dalam keadaan basah untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan. (BBTMC).(H-1)

Baca Juga

halodoc.com

Ini Penyebab Mata Ikan dan Cara Menghilangkannya

👤Febby Saraswati 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 06:15 WIB
Mata ikan adalah lapisan tebal dan mengeras pada kulit yang disebabkan oleh gesekan dan tekanan. Mata ikan paling sering terjadi di bagian...
DOK BKKBN

Bergerak Bersama Menangani Stunting

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 06:00 WIB
Dia menjelaskan dalam perkembangan penanganan stunting, pemerintah sebenarnya sudah banyak melakukan upaya menurunkan angka stunting sejak...
DOK KEMENDIKBUDRISTEK

Dua Tahun Pemerintahan: Gebrakan Kemendikbudristek Wujudkan SDM Unggul

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 06:00 WIB
Dalam hal ini, Kemendikbudristek melanjutkan implementasi kebijakan Merdeka Belajar sebagai upaya bangkit dari situasi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya