Rabu 23 Juni 2021, 12:12 WIB

Sinovac Klaim Vaksin Mereka Kurangi Gejala Covid-19 Varian Delta

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Sinovac Klaim Vaksin Mereka Kurangi Gejala Covid-19 Varian Delta

AFP/Mohd RASFAN
Seorang petugas kesehatan menunjukkan botol berisi vaksin covid-19 Sinovac.

 

PRODUSEN vaksin covid-19 asal Tiongkok, Sinovac, menyatakan vaksin Coronavac buatan mereka tetap efektif mengurangi gejala pasien yang terserang covid-19 varian Delta di Indonesia.

Vaksin itu memang tidak 100% memberikan perlindungan, melainkan bisa mengurangi gejala infeksi dan efektif mencegah kematian, demikian
pernyataan Sinovac dikutip Global Times, Rabu (23/6).

Pernyataan tersebut menanggapi terinfeksinya 350 dokter dan petugas medis di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, meskipun mereka telah mendapatkan vaksin Sinovac.

Baca juga: Berpedoman pada WHO, Kemenkes Pakai Seluruh Vaksin Tangani Varian Covid-19

Beberapa pakar kesehatan di Tiongkok mengingatkan perlunya tindakan perlindungan yang ketat meskipun telah ada vaksinasi setelah 350 dokter dan petugas medis di Kudus yang menerima vaksin Sinovac hasil tesnya positif saat Indonesia dilanda mutasi varian Delta.

"Hasil uji coba terbaru, vaksin kami, yang diberikan secara luas termasuk vaksin Sinovac masih efektif melawan varian Delta," kata Prof
Wei Sheng dari Faklutas Kesehatan Masyarakat di Huazhong University of Sciences and Technology, saat diwawancarai CCTV, stasiun televisi resmi Tiongkok.

Ia menuturkan pengalamannya dalam pencegahan dan pengendalian pandemi di Guangzhou, Provinsi Guangdong, bahwa risiko penyakit parah bagi orang yang sudah divaksin sangat berkurang dibandingkan dengan mereka yang belum divaksinasi.

"Hal inilah yang menunjukkan bahwa vaksin itu bersifat protektif," ujarnya.

Indonesia merupakan salah satu negara di Asia yang sedang berjuang keras mengatasi penyebaran virus varian Delta yang pertama kali ditemukan di India.

Data Kementerian Kesehatan RI menyebutkan, dalam sehari, kasus positif covid-19 bertambah 13.668 menjadi 2.018.113 dengan penambahan angka kematian 335 sehingga menjadi 55.291.

Program vaksinasi di Indonesia saat ini mayoritas menggunakan vaksin buatan Sinovac yang bermarkas di Beijing melalui skema perjanjian bilateral dengan Tiongkok. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Antara

Indonesia Butuh 4 Juta Wirausaha Baru, Kemendikbud : Harus yang Berkarakter

👤Faustinus Nua 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 18:45 WIB
INDONESIA masih membutuhkan sekitar 4 juta wirausaha baru untuk menjadi negara yang kuat melalui tercapainya pertumbuhan ekonomi yang...
The AUP Indonesian Chorale

The AUP Indonesian Chorale Serahkan Bantuan 25 Kursi Roda Adaptif

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 18:25 WIB
 The AUP Indonesian Chorale menyerahkan bantuan berupa 25 kursi roda adaptif bagi penyandang disabilitas di DKI Jakarta, Minggu...
AFP

BMKG: Fenomena Cuaca Gelombang Panas tak Terjadi di Indonesia

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 18:15 WIB
gelombang panas atau dikenal dengan "Heatwave" merupakan fenomena cuaca dimana suhu udara panas terjadi lebih tinggi 5...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pemerintah Afghanistan Hadapi Krisis Eksistensial

 Laporan SIGAR menggarisbawahi kekhawatiran pasukan Afghanistan tidak siap untuk melakukan pertahanan yang berarti

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya