Minggu 20 Juni 2021, 20:00 WIB

Pakar: Perbanyak Testing untuk Melihat Realitas di Lapangan

Ferdinan Ananda Majni | Humaniora
Pakar: Perbanyak Testing untuk Melihat Realitas di Lapangan

MI/ Sumaryanto
Ilustrasi

 

PANDEMI Covid-19 masih menjadi permasalahan bagi berbagai negara di dunia. Tak terkecuali Indonesia, upaya pemerintahan setempat untuk menekan penyebaran juga masih terus dilakukan.

Pakar Epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Laura Navika Yamani mengingatkan bahwa upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 diperlukan upaya 3T atau tindakan melakukan tes Covid-19 testing, penelusuran kontak erat tracing dan tindak lanjut berupa treatment. Oleh karena itu, penguatan testing sangat penting untuk mengetahui kasus real di lapangan.

"Testing sangat diperlukan untuk melihat kasus real di lapangan. Ketika terjadi lonjakan kasus testing menjadi kunci untuk mengendalikan penyebaran kasus," kata Laura kepada Media Indonesia, Minggu (20/6).

Dia menambahkan upaya tracing juga dikuatkan untuk menelusuri kasus suspek, kasus probable, dan kasus konfirmasi, dapat segera melakukn isolasi mandiri agar virus tidak tersebar ke orang lain.

"Dan tentunya juga untuk tracing. Sehingga segera bisa melihat data penyebaran yang real," sebutnya.

Sebelumnya, Whole Genum Sequencing (WGS) terus dilakukan karena dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan kesehatan yang tepat. Dan hasil WGS digunakan untuk mengendalikan distribusi varian Covid-19 yang menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Pemerintah juga berkomitmen mempercepat proses WGS di laboratorium dari yang sebelumnya membutuhkan waktu 2 minggu, menjadi 1 minggu.

"Semakin cepat rentang waktu pemeriksaan ini, diharapkan data yang didapat semakin aktual dan dapat dilakukan penanganan yang cepat," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Cobid-19 Prof Wiku Adisasmito beberapa waktu lalu

Meski demikian, pemeriksaan strain virus bukanlah kewajiban mutlak pad kasus positif. Karena WGS memiliki metode khusus. Dan tidak semua kasus positif layak dilacak genomiknya. Misalnya kasus dengan gejala tidak biasanya maupun kasus pada pelaku perjalanan luar negeri dan lain-lain.

Untuk itu, apapun jenis varian yang ada di tengah-tengah masyarakat, yang perlu dilakukan ialah memperketat lrotokol kesehatan. Tidak ada ada jalan lain sebaik disiplin protokol kesehatan. "Karena iutlah kita dapat memutus rantai penularan secara efektif dan efisien," tandas Wiku.

Dengan mematuhi protokol kesehatan, maka masyarakat akan terlindungi dari paparan varian-varian Covid-19. "Dan bagi yang sakit dan terinfeksi, untuk menjalani pengobatan sesuai prosedur untuk mempercepat kesembuhan," pesan Prof Wiku. (OL-8)

 

Baca Juga

MI/PERMANA

Kalau Lo Semua Divaksin, Nanti Slank Tur Lagi

👤Ifa/X-7 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 06:00 WIB
MESKI antusiasme masyarakat akan vaksinasi covid-19 saat ini dinilai cukup besar, ajakan untuk vaksin bagi masyarakat masih harus terus...
Dok.BPPT

Menteri KLHK Antisipasi Puncak karhutla dengan Hujan Buatan

👤Mediaindonesia 🕔Jumat 30 Juli 2021, 23:45 WIB
Upaya TMC di Provinsi Riau, pada fase pertama, 10 Maret sampai 5 April 2021, secara umum meningkatkan curah hujan sekitar 33 hingga 64...
Dok. Kiny Cultura Indonesia

Lestarikan dan Promosikan Budaya Indonesia, Anak Indonesia Raih Sertifikat CID UNESCO

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 30 Juli 2021, 23:40 WIB
Penghargaan diberikan kepada Alif Rajendra Aryaputa Sidik di kategorin Male Yout Folk musician appreciation award dan Kalya Mahiya Pravina...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencari Abdi Negara di Tengah Pandemi

Jumlah pelamar di bawah perkiraan 5 juta orang dan menurun ketimbang perekrutan sebelumnya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya