Kamis 17 Juni 2021, 10:25 WIB

Obat Radang Sendi Tunjukkan Harapan Bagi Pasien Covid-19 Kritis

Lidya Tannia Bangguna | Humaniora
Obat Radang Sendi Tunjukkan Harapan Bagi Pasien Covid-19 Kritis

Medscape
Obat radang sendi Tofacitinib dengan merek dagang Xeljanz

 

DILANSIR dari New England Journal of Medicince, sebuah obat radang sendi telah menunjukkan hasil positif dalam uji klinis pasien yang dirawat di rumah sakit karena covid-19.

Obat tersebut adalah Tofacitinib, yang dikonsumsi dan dijual dengan merek Xeljanz,

Tofacitinib telah diuji coba terhadap 289 pasien covid-19 kritis yang dirawat di rumah sakit di 15 lokasi di Brasil.

Baca juga: Presiden: Kabupaten Bogor Harus Capai Kekebalan Komunal pada Agustus

Setengahnya menerima pil dengan dosis 10 mg dua kali sehari dan perawatan standar seperti Glukokortikoid yang menekan respons imun yang terlalu aktif.

Sementara lainnya menerima plasebo dan perawatan standar.

Setelah 28 hari, 18,1% pasien dari kelompok yang menerima Tofacitinib mengalami gagal napas atau bahkan kematian. Jumlah itu lebih kecil bila dibandingkan dengan 29% pada kelompok plasebo.

Kematian setelah 28 hari terjadi pada 2,8% pasien dalam kelompok Tofacitinib dan 5,5% pada kelompok Plasebo.

Efek samping yang serius terjadi pada 14,1% pada kelompok Tofacitinib dan pada 12% pada kelompok Plasebo.

Hal itu mewakili pengurangan risiko relatif yang signifikan secara statistik sebesar 63%.

Kegagalan pernapasan mengacu pada pasien yang membutuhkan ventilasi noninvasif melalui masker oksigen atau diintubasi dan ditempatkan pada ventilator mekanis.

"Kami didorong oleh temuan awal dari uji coba acak Tofacitinib pada pasien yang dirawat di rumah sakit dengan pneumonia covid-19," kata Otavio Berwanger dari Rumah Sakit Israelta Albert Einstein, yang mengoordinasikan uji coba itu bekerja sama dengan Pfizer.

"Hasil ini memberikan informasi baru yang menunjukkan bahwa penggunaan Tofacitinib bila ditambahkan ke standar perawatan, yang meliputi Glukokortikoid, karena dapat lebih mengurangi risiko kematian atau kegagalan pernapasan pada populasi pasien ini,” tambahnya.

Tofacitinib termasuk dalam kelas obat yang disebut Inhibitor Janus Kinase (JAK).

Obat ini telah disetujui di Amerika Serikat (AS) untuk mengobati covid 19, serta Rheumatoid Arthritis, Psoriatic Arthritis, dan Kolitis Ulserativa. (AFP/OL-1)

Baca Juga

MI/Denny Susanto

Mereka yang Dikalahkan Pandemi

👤Denny Susanto 🕔Jumat 06 Agustus 2021, 05:50 WIB
SORE itu hujan belum reda. Di dalam rumah sederhana, di salah satu gang di Kelurahan Kuin, Kota Banjarmasin, Kalimantan...
Antara

WWF Ajak #SeruDiRumah untuk Bantu Turunkan Kurva Positif Covid-19

👤Retno Hemawati 🕔Jumat 06 Agustus 2021, 00:30 WIB
Bantu Turunkan Kurva Positif COVID-19, Campaign.com bersama WWF-Indonesia dan Travelio Ajak Publik...
Dok. Aice Group

Kolaborasi Pemerintah-Swasta-Masyarakat Sipil Bantu Warga Hadapi Covid-19

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 06 Agustus 2021, 00:06 WIB
Salah satunya ialah kolaborasi Kantor Staf Presiden, Aice Group dan Relawan Nasional Lawan Covid-19 (RNLC19) dalam inisitaif sejumlah...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Olimpiade Jadi Tujuan Utama Pembinaan Atlet

INDONESIA berhasil mendapatkan lima medali di Olimpiade 2020 yang digelar di Tokyo, Jepang.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya