Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PROPOSAL penghapusan hak kekayaan intelektual vaksin covid-19 mulai dibahas pekan depan. Proposal, yang salah satunya didukung Indonesia itu, memperjuangkan kesetaraan akses vaksin internasional.
"Pembahasan awal proposal di World Trade Organization (WTO) dimulai Kamis (17/6)," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis (10/6).
Retno menegaskan komitmen pemerintah Indonesia mendorong akses vaksin covid-19 yang merata. Apalagi, Retno mewakili Indonesia sebagai salah satu pemimpin bersama (co-chairs) COVAX-AMC Engagement Group.
"Indonesia punya tanggung jawab moral besar memperjuangkan akses terhadap kesetaraan terhadap vaksin untuk semua negara," papar dia.
Baca juga: Indonesia Kembali Terima Vaksin Covid-19 dari Jalur Covax
Retno berharap negosiasi proposal di WTO segera paripurna. Supaya keputusan di forum itu segera dijalankan dan distribusi vaksin betul-betul merata.
Sebelumnya, Retno menyebut distribusi dan pelaksanaan vaksinasi di dunia timpang. Namum, beberapa negara bersedia membagi ekstra vaksin kepada negara lain yang membutuhkan.
"Dari sekitar 2,2 miliar dosis vaksin yang disuntik, sebanyak 75% berada hanya di 10 negara maju. Kesenjangan masih sangat besar," kata Retno.
Retno mengatakan baru 0,4% vaksin yang disuntikkan di negara-negara berpenghasilan rendah. Lebih detail, kawasan Amerika Utara telah memvaksinasi 64,33% dari total populasi.
Kemudian, kawasan Eropa telah memvaksinasi 52,85% dari total populasi. Sedangkan cakupan vaksinasi di negara-negara di Asia Tenggara (ASEAN) mencapai 8,91% dari total populasi. Bahkan, kawasan Afrika baru menyuntikan vaksin kepada 2,86% dari total populasi.
"Angka ini masih jauh dari target WHO (Organisasi Kesehatan Dunia)," papar Retno.
WHO menargetkan setidaknya 10% penduduk di tiap negara divaksin pada September 2021. Kemudian bertambah menjadi 30% pada akhir Desember tahun ini. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved