Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengingatkan masyarakat yang hendak divaksin untuk mengecek kondisi tubuh. Pasalnya, tubuh harus fit agar manfaat vaksin maksimal.
"Sebelum menerima vaksin sebaiknya kita beristirahat cukup serta mencukupi kebutuhan nutrisi," tulis data di laman covid19.go.id seperti dikutip, Kamis (10/6).
Masyarakat yang memiliki penyakit penyerta, seperti diabetes dan hipertensi dianjurkan berkonsultasi ke dokter lebih dulu. Vaksinasi boleh dilakukan bila dokter mengizinkan.
Baca juga: Kelompok Usia di Atas 18 Tahun Dipastikan Bisa Terima Vaksinasi
"Vaksin diperuntukkan untuk orang sehat. Jika sedang sakit tidak dianjurkan untuk melakukan vaksinasi," tulis data itu.
Setelah divaksin, masyarakat diminta memperhatikan reaksi tubuh. Bila merasa demam, menggigil, atau pegal-pegal boleh minum parasetamol dan beristirahat.
"Bila mengalami gejala berat segera hubungi petugas kesehatan terdekat," bunyi data itu.
Masyarakat juga bisa menghubungi nomor yang tertera pada sertifikat vaksin.
Alternatif lainnya, yakni melapor ke Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pascaimunisasi (Komnas KIPI) melalui https://keamananvaksin.kemkes.go.id/
Satgas meminta masyarakat tetap patuh protokol kesehatan meski sudah divaksin. Caranya dengan disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.
"Vaksin mencegah terpapar covid-19 atau bila terpapar maka tidak akan sakit atau hanya mengalami gejala ringan," pungkas data tersebut. (OL-1)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved