Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGANTISIPASI musim kemarau yang telah tiba, Manggala Agni bersama dengan TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) pada awal Juni ini mengaktifkan kembali Patroli Terpadu Pencegahan Karhutla di Sumatra dan Kalimantan.
Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Basar Manullanh mengungkapkan pada awal Juni ini akan diaktifkan kembali Patroli Terpadu di Provinisi Jambi, Riau, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. "Patroli terpadu dilaksanakan pada Bulan Juni ini sebagai antisipasi karhutla yang biasanya rawan terjadi di awal Bulan Juli sampai Agustus," ungkap Basar dalam keterangan resmi, Jumat (4/6).
Basar menambahkan patroli terpadu akan dilaksanakan selama tiga puluh hari di desa rawan karhutla "Di Provinsi Riau, Patroli Terpadu yang digelar sudah memasuki Tahap ke-3 karena pada awal tahun di Riau sudah terjadi karhutla," terang Basar.
Sampai dengan Juni, patroli terpadu yang dilaksanakan di desa-desa rawan di Sumatra dilaksanakan di 78 posko desa meliputi Riau 37 posko desa, Kepulauan Riau 1 posko desa, Jambi 12 posko desa, Sumatra Selatan 16 posko desa, Sumatra Utara 12 posko desa. Sedangkan di wilayah Kalimantan telah diaktifkan 45 posko desa meliputi Kalimantan Barat 18 posko desa, Kalimantan Tengah 15 posko desa, dan Kalimantan Selatan 12 posko desa.
Tugas dari Tim Patroli Terpadu meliputi monitoring kawasan (sumber air, kedalaman gambut, tinggi muka air, penumpukan bahan bakaran, cuaca, aktivitas masyarakat yang berisiko terjadinya karhutla), sosialisasi (anjangsana dan penyuluhan), pencarian informasi dan pemetaan masalah yang ada di desa.
Selain itu Tim Patroli Terpadu juga melaksanakan groundcheck hotspot apabila terdeteksi hotspot di wilayah kerja, pemadaman dini apabila terjadi kebakaran, dan meminta bantuan posko daops apabila membutuhkan dukungan pemadaman dengan peralatan dan personil yang lebih lengkap.
Lebih lanjut, Basar menjelaskan desa-desa yang menjadi sasaran Patroli Terpadu merupakan desa dengan jumlah hotspot dengan kejadian karhutla yang berulang, serta karhutla yang cukup luas selama beberapa tahun terakhir. Ia mengharapkan dengan berjalannya Patroli Terpadu dapat mencegah karhutla yang berpotensi menyebabkan bencana kabut asap.
"Selain patroli terpadu pemerintah juga melaksanakan upaya patroli mandiri yang dilaksanakan oleh Manggala Agni, Teknologi Modifikasi Cuaca hujan buatan untuk membasahi lahan gambut, kampanye dan sosialisisasi kepada masyarakat di desa rawan, serta terus memantau kondisi hotspot melalui data satelit," pungkas Basar. (H-1)
Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nuroqif, di tengah ancaman kepunahan berbagai satwa endemik, penyelamatan keanekaragaman hayati adalah prioritas
Volume besar itu tentunya memperparah tekanan terhadap lahan seluas 142 hektar yang sudah menampung sampah Ibu Kota selama lebih dari tiga dekade.
Dunia saat ini tengah menghadapi tiga ancaman serius yang disebut “Triple Planetary Crisis” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pemerintah tekankan komitmen industri jalankan EPR demi kelola sampah plastik. Target 100% pengelolaan tercapai pada 2029 lewat kolaborasi multi-pihak.
KLHK melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel empat perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
‘’Kolaborasi, termasuk dengan kerja sama dengan pihak swasta menjadi kunci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif, bernilai ekonomis dan ramah lingkungan,”
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved