Selasa 01 Juni 2021, 14:40 WIB

BNPB Minta Masyarakat Waspadai Dampak Siklon Tropis Choi-Wan

Atalya Puspa | Humaniora
BNPB Minta Masyarakat Waspadai Dampak Siklon Tropis Choi-Wan

Antara
Ilustrasi awan hitam yang menyelimuti langit perairan Selat Malaka.

 

BNPB dan BPBD mengimbau masyarakat untuk waspada dan siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi dalam dua hari ke depan. Berdasarkan analisis BMKG, Siklon Tropis Choi-Wan dapat berdampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan gelombang di sekitar wilayah Indonesia.

"BMKG mengeluarkan pemutakhiran analisis wilayah dengan potensi tersebut. Seperti, wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Maluku," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangan resmi, Selasa (1/6).

Di samping ancaman bahaya di daratan, potensi cuaca ekstrem juga dapat terjadi di perairan. Analisis cuaca BMKG mencatat potensi prakiraan tinggi gelombang pada dua hari ke depan. Seperti, gelombang laut dengan ketinggian 2,5-4 meter di Laut Maluku bagian utara, Laut Halmahera dan Samudra Pasifik utara Halmahera, hingga Papua Barat. 

Baca juga: Siklon Seroja Rusak Terumbu Karang Di Perairan Sawu

Kemudian, gelombang laut dengan ketinggian 4–6 meter berpotensi terjadi di Samudra Pasifik utara Papua Barat. Potensi bahaya lainnya berupa angin kencang di wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara.

BNPB dan BPBD mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, angin kencang dan tanah longsor. Keluarga dapat mempersiapkan bersama komunitas dalam mengantisipasi dan mencegah bahaya tersebut.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Bayangi Sejumlah Wilayah di Indonesia

Masyarakat juga dapat memantau potensi cuaca melalui aplikasi Info BMKG, yang dapat diunduh pada sistem operasi android dan iOS. Di samping itu, pantauan cuaca dapat dilakukan dengan mengakses laman BMKG maupun media sosial BMKG.

"BNPB telah berkoordinasi dengan BPBD untuk meningkatkan kesiapsiagaan setempat. Seperti, penyiapan sumber daya, sosialisasi kepada masyarakat, pemantauan ruang udara dan kondisi cuaca, hingga koordinasi dengan dinas maupun instansi terkait lain," jelas Raditya.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mencatat Siklon Tropis Choi-Wan saat ini memiliki kecepatan angin maksimum hinggs 65 km/jam. “Diperkirakan, dalam periode 24 jam ke depan, intensitas Siklon Tropis Choi-Wan mengalami peningkatan intensitas, dengan arah gerak terus menjauhi wilayah Indonesia,” papar Guswanto.(OL-11)

 

 

Baca Juga

ANTARA/Muhammad Adimaja

Olahraga Bantu Anak Tahan Lama Belajar

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 20 Januari 2022, 12:16 WIB
"Penelitian menunjukkan, dengan olahraga, fokus belajar menjadi lebih baik, stamina jadi lebih bagus sehingga anak betah berlama-lama...
Dok UPH

Profesor Baru di Lingkungan LLDikti Wilayah III: Inspirasi dan Pencerah untuk Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 20 Januari 2022, 11:49 WIB
Guru Besar merupakan jabatan akademik tertinggi dalam dunia pendidikan tinggi yang diberikan oleh pemerintah kepada dosen yang sudah...
Dok Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sumatera Utara (USU).

Mahasiswa Bangun Sinergi Wujudkan Visi Indonesia Emas Jokowi

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 20 Januari 2022, 11:39 WIB
Perlu adanya peran aktif dari generasi muda terutama mahasiswa untuk merealisasikan visi besar Presiden Jokowi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya