Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan delapan daerah di wilayah Sumatra Selatan berpotensi hujan sedang hingga lebat, Minggu (30/5). Daerah tersebut yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir, Lahat, Pagaralam, Empat Lawang, Musi Rawas, Musi Banyuasin, dan Banyuasin.
Hujan dengan potensi sedang hingga lebat tersebut dapat disertai dengan petir atau kilat dan angin kencang berdurasi singkat pada siang hingga sore hari.
"Khusus untuk Kota Palembang, BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas ringan terjadi pada siang hari, lalu pada malam hari diperkirakan berawan dan dini hari akan cerah berawan dengan suhu mencapai 24-33 derajat celcius," jelas Desindra Deddy Kurniawan, Kepala Stasiun BMKG Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
Baca juga: Tim Reaksi Cepat BNPB Dampingi Pemda Tangani Banjir Musi Rawas
Untuk itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat mewaspadai adanya perkiraan cuaca ini. Hal itu lantaran, perubahan cuaca ini akan tetap bisa menimbulkan bencana yang bisa terjadi di sejumlah daerah di Sumsel.
"Masyarakat diimbau mewaspadai potensi kebencanaan seiring terjadinya hujan ringan, lebat disertai petir dan angin kencang," ungkapnya.
Sementara itu, banjir bandang yang terjadi sejak Jumat malam (28/5) di Musi Rawas yang merendam pemukiman warga di daerah tersebut kini sudah mulai surut.
Gubernur Sumsel Herman Deru tetap menyalurkan bantuan berupa pangan dan peralatan lainnya ke Musi Rawas. Bantuan berupa 500 paket logistik. Kabid Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori, mengatakan tim dari BPBD Sumsel sudah berangkat membawa bantuan logistik tanggap darurat tersebut ke lokasi bencana guna meringankan beban warga yang terkena dampak banjir.
"Kami sudah mengirimkan bantuan berupa paket logistik yang berisikan kebutuhan pokok sehari-hari. Meskipun jumlahnya terbatas namun setidaknya dapat membantu meringankan beban warga," imbuhnya.
Ia menyebut banjir tersebut diduga akibat meluapnya debit air sungai Lakitan yang merendam puluhan rumah warga tersebar di Kecamatan Selangit yakni Desa Batu Gane, Desa Muara Nilau, Desa Prabumenang, Desa Taba Gindo. Sedangkan banjir yang melanda Kecamatan STL Ulu Terawas terjadi di Desa Pasenan.
"Diperkirakan penyebab banjir karena intensitas hujan yang tinggi sehingga menyebabkan meluapnya sungai dan terendamnya ratusan rumah warga," katanya.
Dijelaskannya, ketinggian air pada saat banjir merendam pemukiman warga mencapai 1,5 meter sehingga warga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman. "Sejauh ini tidak ada korban jiwa, air berangsur surut sebagian besar warga saat ini sudah ada yang kembali kerumah mereka. Namun sebagian lagi masih ditampung di rumah kerabat mereka yang terdekat," tandasnya. (H-3)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta Presiden Prabowo Subianto membantu penyelesaian pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di OKU Selatan.
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
BMKG menyampaikan prakiraan cuaca di Jakarta akan ujan hari ini, Senin 16 Februari 2026 siang hingga sore hari.
BMKG menyatakan bahwa dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi.
Hasil analisis atmosfer terkini menunjukkan adanya penguatan Monsun Asia yang membawa aliran angin baratan cukup dominan di wilayah Indonesia.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved