Rabu 26 Mei 2021, 13:50 WIB

Gunakan Kecerdasan Buatan, Ini Keunggulan GeNose C19 Teranyar

Faustinus Nua | Humaniora
Gunakan Kecerdasan Buatan, Ini  Keunggulan GeNose C19 Teranyar

Media Indonesia/Andri Widiyanto
Alat skrining covid-19 GeNose C19

 

TIM inventor GeNose C19 dr Dian Kesumapramudya Nurputra  MSc, PhD, SpA dan Prof Kuwat Triyana menyampaikan adanya pembaharuan pada teknologi yang digunakan di alat skrining GeNose C19.

Dian menjelaskan terdapat beberapa pembaharuan GeNose C19 terkait dengan proses pengembangan dan penelitian yang hingga saat ini terus dilakukan semenjak mendapat izin edar Desember 2020.

Pertama, pembaharuan terkait perangkat lunak kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Versi sebelumnya dari AI GeNose C19 adalah 1.3.2 build 5 yang sekarang berkembang menjadi versi 1.3.2 build 6.

AI Versi 1.3.2 build 6 diperbarui dari sisi interface yang lebih ramah bagi operator alat (user friendly), basis data yang lebih besar, dan fitur pembacaan kurva secara manual.

“Pembaharuan ini untuk menanggapi berbagai macam permintaan dari dokter, tenaga kesehatan, dan pengguna yang ingin mempelajari bentuk-bentuk kurva hasil pembacaan alat GeNose C19 dan menunjukkan bagaimana sebenarnya kurva pasien yang positif dan negatif,” tutur dokter Dian dalam keterangan resmi, Rabu (26/5).

Dengan adanya update AI tersebut, akurasi alat meningkat sehingga GeNose C19 akan lebih baik melayani masyarakat yang menjalani tes skrining Covid-19. Akses basis data varian baru virus didapatkan dari rumah sakit yang merawat pasien dengan varian baru, sehingga peneliti mampu mendapatkan sampel napas untuk memperbarui kecerdasan buatan GeNose C19.

Selanjutnya adalah pembaharuan terkait standard operational producer (SOP) operator dan buku manual.

“Kecerdasan buatan GeNose C19 versi terbaru juga menyediakan indikator bagi operator untuk menerapkan SOP secara tepat agar pembacaan kurva lebih akurat dan mudah,” jelasnya

Dian menambahkan SOP GeNose C19 yang lebih ringkas dan sederhana untuk operator. SOP tersebut terdiri dari dua halaman yang meliputi tahap persiapan alat, pengambilan sampel, hingga pengelolaan limbah GeNose C19. Dengan mekanisme tersebut, operator alat GeNose C19 bisa mempersiapkan kondisi lingkungan sebelum pengambilan sampel napas.

Sebagai alat kesehatan, GeNose C19 juga sedang berada dalam tahap uji diagnostik post-marketing, yaitu uji validitas eksternal yang dilakukan oleh tiga institusi yakni Universitas Andalas, Universitas Indonesia, dan Universitas Airlangga.

“Tujuannya untuk mengonfirmasi performance alat itu apabila diimplementasikan di kondisi real dengan berbagai macam perilaku operator dan kondisi. Tentunya memang secara hipotetical akan sedikit berbeda dengan konidisi penelitian. Itulah pentingnya mengapa harus ada uji validitas eksternal itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Prof. Kuwat menyampaikan selain kecerdasan buatan, juga terdapat pengembangan sistem penjaminan mutu yaitu kalibrasi. Sistem itu menjamin konsistensi mesin-mesin GeNose C19.

“Kalibrasi ini berguna untuk menyeragamkan atau membuat sistem konsisten, antara mesin satu dan lainnya,” tutur Kuwat.

Adapun, peneliti akan memberikan pelatihan dan mengirim mesin GeNose C19 versi terbaru ke setiap institusi tersebut untuk mengavaluasi validasi dan akurasi alat sehingga dapat memberikan jaminan kepastian dalam penggunaan GeNose C19. (H-2)

Baca Juga

Holywings.com

Gus Muhaimin Angkat Bicara Soal Holywings

👤Widhoroso 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 20:06 WIB
MUHAIMIN Iskandar atau Gus Muhaimin bersyukur umat Islam di seluruh Indonesia bisa bersatu dan kompak dalam menyuarakan suara penolakan...
HO

Terapi Adjuvan Perbesar Peluang Keberhasilan Program Bayi Tabung

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 19:47 WIB
TERAPI Adjuvan reproduksi berguna untuk menunjang efektifitas program bayi tabung (in vitro fertilization/IVF). Layakan terapi...
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Kasus Covid-19 Nasional Bertambah 1.831 Orang Per Hari

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 18:45 WIB
Penambahan tersebut berkurang dibandingkan pada Jumat, 24 Juni, sebanyak 2.069...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya