Sabtu 22 Mei 2021, 22:31 WIB

Kerja Sama dan Kepatuhan Efektif Tekan Laju Covid-19

Ant | Humaniora
Kerja Sama dan Kepatuhan Efektif Tekan Laju Covid-19

Antara
Ilustrasi

 

KETUA Satuan Tugas Penangan COVID-19 Doni Monardo mengatakan kerja sama berbagai instansi di daerah dan kepatuhan masyarakat atas aturan pemerintah dalam penanganan virus corona jenis baru bisa membantu mengurangi jumlah kasus positif korona di Tanah Air.

"Sekali lagi, kolaborasi, konsistensi, kerja sama , disiplin masyarakat dalam penangan covid-19 akan membantu dalam mengurangi risiko kasus corona di negeri ini sehingga tidak terjadi kekhawatiran yang dialami rakyat seperti sekarang," katanya saat memberikan keterangan kepada awak media di Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Sabtu (22/5)

Dia mengatakan program mandatory test dilakukan di Provinsi Lampung tidak akan berjalan dengan lancar apabila tiada kerja yang luar biasa dari pemda setempat, aparat kepolisian dan TNI, serta instansi terkait.

"Tanpa kerja keras yang luar biasa, sejak pemerintah melakukan larangan mudik dan kunjungan beberapa pejabat ke Lampung maka program tes wajib bagi pelaku perjalanan dapat berjalan dengan baik, dan semua petugas telah bekerja lugas dan tegas selama 24 jam," kata dia.

Doni menjelaskan tentang pentingnya mandatory test dilakukan secara optimal sebab terdapat perbedaan tingkat risiko kasus covid-19 antara wilayah Sumatra dan Jawa dalam 1,5 bulan terakhir.

"Di Jawa sekarang terjadi tren penurunan kasus aktif covid-19, sedangkan di Sumatra saat ini hampir semua provinsi masuk ke zona oranye dan merah, sehingga kita harus mencegah pola pingpong terjadi,” kata dia.

Doni yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana itu, mengatakan agar "pola pingpong" tidak terjadi atau perpindahan tingkat risiko kasus covid-19 berpindah dari Sumatra ke Jawa maka seluruh masyarakat yang ingin menuju daerah-daerah di Jawa harus melakukan pemeriksaan.

Ia mengungkapkan berdasarkan laporan dari pemda setempat beberapa hari terakhir ini telah didapatkan 383 orang yang ingin menyeberang ke Pulau Jawa positif korona dari hasil mandatory test.

"Ini suatu angka yang relatif sangat besar kalau mereka lolos sudah pasti akan menularkan keluarga yang ada di Pulau Jawa. Saya juga ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah bersedia melakukan pemeriksaan baik melalui GeNose dan rapid test antigen, karena semua ini untuk mengurangi laju penyebaran korona," pungaksnya. (OL-8)

Baca Juga

ANTARA/MUHAMMAD IQBAL

DPR Pesimistis Usulan Biaya Haji 2023 ada Penurunan

👤Dinda Shabrina 🕔Senin 06 Februari 2023, 19:05 WIB
Iskan menyebut sejauh ini pembahasan soal desain anggaran perjalanan haji masih...
Ist/Sinar Mas Land

Pelatihan Program Berantas Buta Al-Qur’an 2022 Dikuti 150 Ustaz dan Guru Ngaji

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Februari 2023, 18:17 WIB
Sinar Mas Land melalui Yayasan Muslim Sinar Mas Land memberikan pelatihan atau Training of Trainers (ToT) cara cepat membaca...
Ist/Sinar Mas Land

Yayasan Muslim Sinar Mas Land Gelar Program Berantas Buta Al-Qur’an

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Februari 2023, 18:09 WIB
Di bulan suci ini, Sinar Mas Land melalui Yayasan Muslim Sinar Mas Land (YMSML) menginisiasi sebuah program cara cepat membaca...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya