Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
NAHDLATUL Ulama (NU) dan komunitasnya sangat dirugikan oleh isu tidak benar atau hoaks bahaya Bisfenol A (BPA) galon guna ulang.
Salah satu alasannya adalah karena isu hoaks itu telah memicu keresahan di masyarakat khususnya NU yang telah lama menggunakan air minum galon guna ulang.
Hal itu disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Imam Pituduh. Menurutnya, masyarakat NU di daerah banyak yang mengkonsumsi produk air minum dalam kemasan dari galon guna ulang.
“Jadi, isu hoaks itu membuat mau tidak mau sudah sangat meresahkan dan membuat mereka kawatir karena mereka sudah mengkonsumsi produk tersebut selama puluhan tahun,” ujarnya dalam webinar Kebijakan Pemerintah & Jaminan Perlindungan Keamanan Kemasan Galon Guna Ulang yang diadakan Forum Jurnalis Online dan PBNU (4/5).
Imam menyebut keresahan yang menjadi persoalan NU yang disebabkan isu hoaks itu sebagai mental healthiness.
“Isu hoaks itu telah mengganggu kesehatan mental atau psikologis masyarakat, apalagi disebutkan ancamannya bagi bayi, balita dan anak-anak, ibu menyusui,ibu hamil. Nah, ini yang mengkhawatirkan,” ucapnya.
Menurutnya, isu hoaks bahaya BPA galon guna ulang itu tidak hanya merugikan NU secara kekhawatiran kesehatan mental saja, tapi juga sebagai produsen. Banyak masyarakat NU memiliki usaha usaha mikro kecil menengah (UMKM), maupun industri mikro kecil menengah (UMKM).
“Jadi, air minum dalam kemasan itu bukan hanya didominasi oleh perusahaan-perusahaan besar saja, kami juga memiliki usaha UMKM atau IMKM yang sudah banyak memproduksi air minum dalam kemasan. Di pesantren-pesantren itu banyak IMKM yang memproduksi beberapa merek,” tuturnya.
Selain di pesantren-pesantren, dia mengatakan UMKM NU juga ada yang bergerak di industri air isi ulang yang juga merasa dirugikan dengan isu hoaks bahaya BPA galon guna ulang itu. Sebab itu, sangat diperlukan klarifikasi dan informasi yang valid atas galon guna ulang dari pemerintah atau ahli.
Sebelumnya, Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Rita Endang mengklarifikasi kabar tersebut. Ia menegaskan BPOM sudah memiliki peraturan sendiri terkait keamanan air minum galon guna ulang yakni penetapan batas migrasi Bisfenol A (BPA) dalam galon guna ulang itu maksimum 0,6 bpj (0,6 ppm). Sedangka, hasil pengawasan BPOM terhadap kemasan galon yang terbuat dari Polikarbonat (PC) selama lima tahun terakhir (2016-2020), menunjukkan bahwa migrasi BPA di bawah 0.01 bpj (10 mikrogram/kg) atau masih dalam batas aman.
“Hingga saat ini, BPA dalam air minum galon guna ulang itu juga tidak memiliki risiko terhadap kesehatan konsumen. Paparan BPA dalam air minum galon guna ulang saat ini masih terlalu rendah untuk dapat menyebabkan masalah kesehatan, termasuk pada bayi dan wanita hamil. Hal ini juga sejalan dengan hasil dari EFSA (Otoritas Keamanan Pangan di Eropa) dan US-FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat),” ujarnya. (OL-8)
Memakai galon guna ulang bisa mengurangi sampah kemasan sekali pakai hingga 316 ton setiap tahun.
ANAK-anak muda Tanah Air berhasil menoreh prestasi dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan sampah platik. Beautiful Raja Ampat karya Dwi Siti Qurrotu Aini dari ITB
Pameran internasional terbesar untuk sektor mesin, material, dan teknologi pengolahan plastik serta karet, Plastics & Rubber Indonesia, akan kembali hadir pada 19–22 November 2025.
Pemerintah terus mendorong penggunaan sustainable material di sektor industri, salah satunya melalui pengembangan bioplastik.
Berdasarkan data SIPSN tahun 2024, timbulan sampah di 318 kabupaten/kota mencapai 34,1 juta ton per tahun, dengan 67,42% atau sekitar 23 juta ton belum terkelola dengan baik.
Ada sekitar 56 produk yang dibawa Greenhope ke World Expo 2025 Osaka. Produk-produk tersebut berupa bioplastik dan biodegradable additive.
Pekerja mengolah sampah tutup botol plastik di Bank Sampah Kertabumi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.
Edukasi yang paling mendasar adalah memilah sampah dari rumah sebelum dibuang.
Gereja Katedral Jakarta kembali menunjukkan kepeduliannya pada lingkungan dan semangat kebersamaan dengan menggunakan dekorasi Natal berbahan daur ulang pada perayaan Natal 2025.
Anggota kelompok bank sampah merapikan pernak-pernik pohon Natal dari bahan daur ulang di halaman Gedung Mitra Graha, Semarang.
Kegiatan diikuti sebanyak 347 peserta tingkat SD dan SMP dari wilayah Jakarta, Bogor dan Bekasi tersebut bertujuan untuk membentuk generasi literat yang sadar lingkungan.
Jaringan bioskop Cinema XXI menyalurkan hasil penjualan program XXI Screen Bag, tas hasil daur ulang layar bioskop bekas, untuk mendukung anak-anak penyintas kekerasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved