Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir mengakui bahwa impor bahan baku vaksin dari Sinovac jauh lebih efisien dari sisi harga ketimbang dengan impor vaksin yang sudah jadi.
"Perbandingan impor bahan baku dan jadi, lebih efisien kita impor bahan baku," katanya dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Senin (29/3).
Honesti menjelaskan, dalam kasus importasi tiga juta dosis vaksin jadi dari Sinovac, harga vaksin ditetapkan sebesar US$17 per dosis. Melalui sejumlah negosiasi dan pemberian sekian ratus ribu dosis vaksin gratis, harga vaksin bisa ditekan menjadi sebesar US$13,3 per dosis.
"Pada saat impor bahan baku, harganya itu US$10,9 per dosis, jadi ada perbedaan sekitar hampir US$3 per dosis pada saat kita impor vaksin jadi dan kita produksi sendiri," katanya.
Honesti mengatakan selain efisiensi, keuntungan impor bahan baku vaksin juga akan dapat mendorong industri vital dalam negeri. Tidak hanya itu, mengimpor bahan baku juga akan mendorong transfer teknologi sehingga Indonesia ke depan mampu memproduksi vaksin Covid-19 sendiri.
Lebih lanjut, ia menjelaskan teknis pembentukan harga vaksin. Bio Farma memberikan usulan harga vaksin yang kemudikan diverifikasi oleh BPKP. Harga tersebut diserahkan kepada Kementerian Kesehatan untuk kemudian ditetapkan margin yang akan diterima Bio Farma.
"Proses pembentukan harga itu, dari usulan kita yang diverifikasi BPKP. Dan nanti dari Kemenkes menetapkan margin, itu yang kemudian jadi dasar kontrak pemesanan Kemenkes kepada Bio Farma," pungkas Honesti. (Ant/0L-12)
Cacar api bisa muncul saat imun menurun, terutama usia 50+. Ketahui waktu tepat vaksin herpes zoster (Shingrix), dosis, manfaat, dan siapa yang perlu konsultasi.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Kanker serviks saat ini merupakan penyakit penyebab kematian nomor 2 di Indonesia.
Pneumonia merupalan penyebab utama kematian pada balita, yang menurunkan fungsi alveolus pada paru-paru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved