Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Penny Lukito menyebut proses uji klinis vaksin Nusantara tidak mengukuti kaidah klinis. Padahal, pihaknya telah membuat aturan tertentu terhadap segala proses pembuatan vaksin gagasan eks Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto itu.
Salah satu kaidah klinis yang tak diikuti ialah tempat lokasi penelitian. Terdapat perbedaan tempat penelitian dengan pihak yang sebelumnya mengajukan diri sebagai komite etik.
"Komite etik dikeluarkan oleh RSPAD Gatot Soebroto Jakarta tapi pelaksanaan penelitian ada di RSUP dr Kariadi Semarang," kata Penny dalam Rapat Kerja di Komisi IX DPR, Rabu, (10/3).
Baca juga: 10-11 Maret, Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia
Menurut Penny, hal tersebut telah melanggar kaidah good clinical practice. Sebab, perbedaan lokasi penelitian ini sejatinya merupakan aturan dari Badan POM.
"Pemenuhan kaiidah good clinical practice juga tidak dilaksanakan dalam penelitian ini, dalam persetujuan dengan Badan POM," terangnya.
Selain itu, Penny juga menyoroti soal kaidah klinis pengembangan vaksin. Penny tidak melihat adanya pembuktian dari peneliti terkait tanggung jawab pelaksanaan dan terutama terhadap keselamatan subjek penelitian.
Dia meminta adanya pembuktian jika RS dr Kariadi yang bekerja sama dengan Unversitas Diponegoro itu memiliki komite etik. "Di awal itu tidak ada pembuktian bahwa tanggung jawab keselamatan subjek penelitian itu menjadi tanggung jawab komite etik," lanjut dia.
Meski begitu, pihaknya masih memberikan lampu hijau kepada pihak vaksin Nusantara. Sebab, secara keseluruhan pembuatan vaksin ini masih berproses.
Pihaknya memberikan kesempatan kepada tim peneliti vaksin Nusantara untuk memperbaiki dan berkonsolidasi beberapa hal terkait kaidah-kaidah tersebut. Pihaknya akan menggelar pertemuan bersama para ahli dan tim peneliti vaksin nusantara pada 16 Maret 2021.
"Saya hanya memberikan komentar bahwa data yang diberikan tadi tidak sama dengan data yang diberikan pada Badan POM, dan kami sudah melakukan evaluasi dan review dengan tembusan ke Kementerian Kesehatan. Kemudian ada kesempatan hearing yang dilaksanakan 16 maren terkait proses pengolahan itu agar memenuhi persyaratan," beber dia. (H-3)
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa tidak boleh ada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menolak melayani pasien peserta BPJS segmen PBI
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Biaya pengobatan di Penang, termasuk tindakan medis serius, seringkali lebih terjangkau daripada RS swasta premium di Indonesia.
Penelitian University of Leeds terhadap 1.832 pasien menunjukkan bahwa kenyamanan selama perawatan memiliki korelasi positif terhadap proses pemulihan pasien.
Dia menambahkan bahwa sejauh ini hasil dari CKG didominasi oleh penyakit hipertensi, baik untuk usia anak-anak sampai lansia.
Kemenkes memberikan apresiasi kepada Dexa Medica melalui Penghargaan Karya Anak Bangsa 2025 atas kontribusinya sebagai industri farmasi dengan uji klinis obat bahan alam terbanyak
Di tengah maraknya produk yang beredar, kredibilitas riset dan sertifikasi menjadi kriteria seleksi utama bagi konsumen cerdas.
INDONESIA resmi memulai uji klinis fase 1 vaksin tuberkulosis (Tb) berbasis inhalasi pertama di dunia.
Pil kontrasepsi pria eksperimental YCT-529 tanpa hormon lolos uji awal tanpa efek samping serius, membuka jalan jadi kontrasepsi pria pertama yang aman dan efektif.
Vaksin tuberkulosis merupakan vaksin tuberkulosis inhalasi pertama. Vaksin ini dikembangkan dengan menggunakan tiga antigen.
Pelaksanaan uji klinis dimulai pada 3 September 2024, dan rekrutmen partisipan secara resmi telah selesai per 16 April 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved