Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengatakan saat ini beberapa perusahaan sedang melakukan modifikasi pada desain vaksin mereka dan kemudian akan memproduksinya sebagai antisipasi terhadap varian baru SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 dari Afrika Selatan (Afsel) dan Brazil.
"Vaksin hasil modifikasi ini kemungkinan akan diberikan sebagai 'booster'," kata Kepala Laboratorium Rekayasa Genetika Terapan dan Protein Desain LIPI Wien Kusharyoto, Jakarta, Jumat (5/3).
Wien menuturkan modifikasi itu tidak akan mengubah vaksin sepenuhnya. Oleh karena itu, saat ini tidak diperlukan pembuatan vaksin Covid-19 baru.
Peneliti LIPI itu mengatakan dari 1.273 asam amino pada protein spike pada virus korona penyebab Covid-19, hanya 8-10 yang sudah mengalami mutasi.
Namun demikian, dari mutasi-mutasi tersebut ada beberapa yang diperkirakan berpengaruh terhadap efektivitas vaksin, seperti delesi H69 dan V70 dan mutasi N501Y pada varian dari Inggris, dan mutasi N501Y dan E484K pada varian dari Afrika Selatan atau Brazil.
Mutasi merupakan upaya virus agar mampu bertahan hidup di lingkungannya, dan proses mutasi bersifat acak. Untuk mengidentifikasi mutasi yang terjadi, maka diperlukan pengurutan genom menyeluruh virus (whole genom sequencing), dan kegiatan itu terus dilakukan di banyak negara di dunia.
Hingga saat ini, mutasi virus SARS-CoV-2 telah menghasilkan sejumlah varian baru, seperti D614G dari China, B 1.1.7 atau VOC202012/01 atau VUI202012/01 dari Inggris, B 1.351 atau 501Y.V2 dari Afrika Selatan dan B 1.1.28.1 atau P.1 dari Brazil. (Ant/OL-12)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved