Senin 01 Maret 2021, 16:24 WIB

Dorong Makan Sehat untuk Cegah Stunting di Festival Isi Piringku

Eni Kartinah | Humaniora
Dorong Makan Sehat untuk Cegah Stunting di Festival Isi Piringku

Ist
Satu dari tiga anak balita di Indonesia mengalami stunting akibat dari kekurangan gizi kronis dalam waktu yang lama.

 

DALAM rangka memperingati Hari Gizi Nasional, diselenggarakannya Festival Isi Piringku untuk anak usia 4-6 tahun yang dilakukan secara daring bertajuk “Membangun Generasi Sehat Melalui Edukasi Gizi seimbang Sejak Dini”.

Di festival yang diselenggarakan Danone Indonesia, ribuan guru, orangtua, dan anak tentang pentingnya gizi seimbang sejak dini sebagai salah satu langkah penting pencegahan stunting.

Berdasarkan angka Riskesdas 2018, proporsi anak dengan status gizi pendek atau sangat pendek (stunting) sekitar 30.8%, masih lebih tinggi dibandingkan angka yang dianjurkan WHO di bawah 20%.

Tingkat kemiskinan yang melonjak 10,7%-11,6% selama pandemi maupun perkiraan tambahan 5 juta penduduk miskin baru berpotensi menghambat akses anak-anak terhadap konsumsi pangan sesuai gizi seimbang.   

Ditambah lagi, edukasi gizi seimbang di sekolah maupun di rumah menjadi tidak optimal semasa pandemi. Jika kondisi ini tidak segera ditangani bersama, maka akan dapat berdampak buruk bagi negara, bukan hanya terhadap kualias SDM namun juga ekonomi.

Dalam keterangan pers, Senin (1/3), Direktur Gizi Masyarakat, Kemenkes, Dr. Dhian Dipo, SKM., MA, mengatakan pencegahan stunting masih menjadi fokus, pemerintah telah membuat strategi dengan berbagai program untuk menurunkan angka stunting hingga 14% pada tahun 2024.

“Kemenkes menyambut baik inisiatif pihak swasta dalam upaya mencegah stunting di Indonesia, seperti sosialisasi program kampanye edukasi Isi Piringku,” jelasnhya.

“Edukasi gizi menjadi sangat penting karena diharapkan dapat memberi pengetahuan dan pemahaman ibu dalam Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA)  yang bergizi seimbang yang divisualisasikan dalam Isi Peringku untuk sekali makan,” kata  Dhian Dipo.

Prof. Dr. Ir. Sri Anna Marliyati, MSi., Ketua Tim Penyusun buku Isi Piringku 4-6 tahun dari Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) – Institut Pertanian Bogor (IPB) mengatakan, “Terdapat beberapa tantangan yang dihadapi orang tua maupun guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dalam membiasakan konsumsi  pangan sesuai gizi seimbang pada anak, terlebih di masa pandemi dimana anak cepat merasa bosan di rumah”.

“Salah satunya adalah melalui Festival Isi Piringku ini maupun program ‘Isi Piringku’ yang bertujuan untuk mengedukasi orang tua, anak-anak, serta guru PAUD,” ujarnya.

Ir. Harris Iskandar, Ph.D., Widya Prada Ahli Utama, Kemendikbud mengatakan, “Kesehatan dan pemenuhan gizi seimbang memiliki peran penting dalam menunjang kualitas pendidikan anak di usia dini seperti di usia PAUD, terutama dalam masa pembelajaran jarak jauh (PJJ).”

“Adanya Pedoman Gizi Isi Piringku dapat menjadi salah satu solusi untuk mengedukasi masyarakat terkait aturan porsi dan jenis makanan apa saja yang dibutuhkan si kecil,” tuturnya.

Karyanto Wibowo, Direktur Sustainable Development Danone Indonesia mengatakan, sebagai mitra pemerintah dalam program penanggulangan stunting, Danone Indonesia membangun pengetahuan mendalam tentang kebiasaan makan dan minum bergizi seimbang melalui pembuatan buku panduan, pelatihan guru PAUD dan orang tua, maupun kegiatan edukatif untuk anak di rumah.

“Diharapkan melalui kegiatan ini, para orang tua tetap bisa memberikan pemenuhan gizi seimbang kepada anak agar daya tahan tubuh dan tumbuh kembang optimal, terutama di tengah masa pandemi ini,” jelas Karyanto Wibowo. (Nik/OL-09)

 

 

Baca Juga

AFP/Roslan RAHMAN

Singapura Bisa Jadi Contoh Tekan Covid-19

👤Siswantini Suryandari 🕔Selasa 13 April 2021, 06:58 WIB
Selain larangan mudik, aturan yang ketat harus ditegakkan agar Indonesia bisa menuju zero covid-19 seperti dialami Singapura saat...
Ist

Bantuah Artha Graha Peduli ke Kupang Distribusiksn ke Sabu

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 05:20 WIB
Bantuan dari Artha Graha Peduli diterbangkan dengan helikopter milik BNPB dari Maumere ke  Sabu Raijua Kupang pada Sabtu...
ANTARA/OKY LUKMANSYAH

Masyarakat Diminta Jangan Khawatirkan Efikasi Vaksin

👤Budi Ernanto 🕔Selasa 13 April 2021, 04:34 WIB
Pemerintah akan memberikan yang terbaik bagi rakyatnya terkait vaksin...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya