Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK rumah sakit berharap peran aktif media massa untuk terus mengkampanyekan informasi seputar protokol kesehatan (prokes) dan manfaat vaksinasi Covid-19.
“Karena hal ini sangat membantu tenaga kesehatan atau pemberi layanan kesehatan,” kata dr. Martha Siahaan, MARS, perwakilan CEO Ramsay Sime Darby Health Care Indonesia saat Media Gathering secara online dengan tema Update Perkembangan Covid-19.
Pada keterangan pers, Sabtu (27/2), Prof. dr. Menaldi Rasmin, Sp.P (K) dari RS Premier Jatinegara, menjelaskan definisi tentang klasifikasi diagnosis Covid-19.
Prof.dr.MenaIdi menjelaskan orang dengan gejala positif biasanya demam, batuk, kelelahan yang sangat, gangguan saluran pernafasan akut, penurunan nafsu makan, dan gejala lainnya.
“Probable tahap ini merupakan tahapan yang lebih dekat dengan terkonfirmasi karena biasanya diiringi dengan gejala spesifik seperti gangguan penghidung atau hilangnya penciuman dan perasa, yang terakhir adalah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi,” paparnya.
Menurut Prof.dr.Menaldi, pasien terkonfirmasi positif dengan gejala sedang, gejala berat dan kritikal merupakan pasien yang wajib dirawat di rumah sakit. “Sedangkan pasien tanpa gejala hingga gejala ringan dapat melakukan isolasi secara mandiri di rumah,” jelasnya.
Prof. dr.Menaldi menjelaskan bahwa ngka di RS Persahabatan menunjukkan 17% dari pasien dengan gejala sedang dapat lompat menjadi pasien kritis, sedangkan pada gejala berat sekitar 30% masuk kedalam kasus kritis dan angka kematian pada kasus kritis sebesar 53%.
Untuk itu, Prof. dr. Menaldi berharap agar masyarakat dapat mengungkap pasien-pasien dengan gejala ringan dan ditangani secara bersungguh-sungguh agar tidak berkembang menjadi gejala sedang, berat, terlebih lagi kritis.
Ia menegaskan bahwa cara pencegahan Covid-19 dengan memutus mata rantai penyebaran melalui dua tahap yaitu tahap primer adalah dengan penerapan protokol kesehatan secara 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan) bagi masyarakat.
“Bagi pemerintah atau pengelola 3T (tes, telusur, terapi) juga melalui tahap pencegahan kedua yaitu pencegahan secara sekunder dengan melakukan vaksinasi agar tercipta herd immunity secara etis,” jelasnya.
Dalam Sesi kedua Prof. Dr. dr. Jusak Nugraha, Sp.PK (K) menjelaskan mengenai asal-usul, karakteristik dan jenis virus korona.
Ia juga menjelaskan bahwa virus ini 79.1% menyerang usia 19-59 tahun dan 10.4% pada usia di atas 60 tahun dengan kasus fatal yang semakin meningkat pada usia lanjut dan pasien dengan penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya dengan tingkat kematian sebesar 3.4%.
“Adapun jenis pemeriksaan di laboratorium berdasarkan efektifitas tingkatannya adalah, pertama kultur virus melalui pemeriksaan BSL3 namun di Indonesia sangat sedikit yang dapat melakukan pemeriksaan ini, kedua tes molekuler,” jelas Prof.Dr.dr.Jusak. (Nik/OL-09)
Sepanjang 2025, isu kemerdekaan pers, profesionalisme jurnalistik, serta keberlanjutan ekonomi media menjadi tiga persoalan utama yang saling berkaitan.
Media massa bisa semakin berperan sebagai duta literasi keuangan untuk membantu meningkatkan literasi, inklusi, dan pelindungan konsumen secara langsung di masyarakat.
WALI Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan pihaknya membutuhkan media massa untuk mengoptimalkan penginformasian kepada publik.
Broadcast: Jangkau audiens masif! Pelajari definisi, strategi, dan cara efektif sebarkan informasi secara luas. Raih perhatian maksimal!
Di tengah arus informasi yang begitu deras, generasi muda harus memiliki kemampuan literasi media yang kuat agar dapat mencerna informasi dengan cerdas.
Media memiliki pengaruh sangat besar terhadap keberhasilan agensi PR.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved