Senin 22 Februari 2021, 00:40 WIB

FSB 2021 Bantu Siswa Pahami Sains dan Budaya secara Holistik

Mediaindonesia.com | Humaniora
FSB 2021 Bantu Siswa Pahami Sains dan Budaya secara Holistik

Dok. OSEBI
`Penuitupan Festival Sains dan Budaya 20201 secara daring

 

GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan Festival Sains dan Budaya (FSB) 2021 merupakan pintu gerbang bagi siswa dalam menekuni sains dan budaya.

“Festival ini merupakan pintu awal agar kalian semakin menekuni sains dan budaya secara serius,” ujar Ganjar pada penutupan FSB 2021 secara daring, Minggu (21/2).

Ganjar menambahkan terdapat dua pilar yang tidak boleh ditinggalkan oleh siswa yakni sains dan budaya. Perpaduan keduanya memberikan karpet merah bagi bangsa Indonesia agar sejajar dengan negara lain.

“Kalian harus lari sekencang-kencangnya, agar tidak menjadi generasi yang diremehkan dan diasingkan,” ujar dia.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan Dany Amrul Ichdan mengatakan festival itu diperlukan untuk membentuk generasi muda yang handal dan berdaya saing serta memiliki karakter kuat yang bisa mengangkat masyarakat setempat.

“Kehebatan suatu bangsa ditentukan kekuatan akhlak, kekuatan karakter sebagai fondasi utamanya. Oleh karenanya transfer pengetahuan menjadi faktor penting dalam upaya meningkatkan daya saing bangsa. Transfer nilai untuk memperkuat karakter anak bangsa juga faktor terpenting,” ujar Dany.

FSB merupakan penggabungan program besar antara Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) dan Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia (OSEBI). Penggabungan dua program besar itu menjadi satu indikasi konkret terhadap keberpihakan Panitia FSB terhadap pembangunan generasi muda bangsa yang mempunyai keseimbangan karakter, kritis, inovatif, kreatif sekaligus sopan, santun, dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa.

Melalui ISPO anak-anak bangsa didorong untuk dapat mengembangkan kreativitasnya dalam bidang pemikiran kritis dan inovatif, menemukan solusi atas masalah yang dihadapinya, dan melahirkan penemuan-penemuan baru yang dapat membantu mengatasi permasalahan yang ada di tengah masyarakat.

Sementara, melalui OSEBI generasi muda diasah kompetensi musikalitasnya, kinestetik-artistiknya, kreativitas puitisnya, keunggulan literasinya, dan kesadaran akan besarnya budaya. Kedua karakter utama tersebut dalam diri para generasi muda memberikan kemantapan dan kematangan yang akan melanjutkan perjuangan bangsa menghadapi tantangan pada masa mendatang.

Untuk ISPO, terdapat enam kategori yakni komputer, biologi, fisika, kimia, lingkungan, dan teknologi. Sedangkan untuk OSEBI juga tidak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya yakni menulis puisi, menyanyi, tari kreatif, pembacaan puisi, menulis esai, dan menulis cerita singkat.FSB 2021 diselenggarakan pada 19 Februari 2021 hingga 21 Februari 2021.

Baca juga : Pentingnya Bahasa Ibu Sebagai Penyangga Pengetahuan

Presiden Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia (Osebi) Liliana Muliastuti mengatakan, pendidikan sains dan seni kepada siswa harus terikat atau tidak bisa lepas dari pendidikan karakter.

“Sehingga anak-anak dapat tumbuh menjadi manusia yang seutuhnya,” ujar Liliana.

Pendidikan juga harus mengedepankan pendidikan berkebudayaan sehingga di sekolah siswa tidak hanya diasah kognitifnya saja tetapi juga budaya dan keragaman budaya Indonesia.

Dia menyambut baik pelaksanaan FSB 2021 yang diselenggarakan secara daring tersebut. Pelaksanaan kompetisi tersebut membuktikan bahwa pandemi bukan penghalang untuk terus berprestasi dan berkreasi.

“Tidak mudah, tetapi selalu ada kemudahan. Kreativitas peserta bertambah luar biasa dan juga ada pameran virtual yang dikemas dengan cukup baik,” jelas dia.

Kesungguhan siswa dari sejumlah sekolah di Tanah Air, lanjut dia, membuktikan generasi muda adalah generasi tangguh.

“Penting bagi siswa mengasah kemampuan sains dan bahasa. Bahasa adalah dasar dari logika dan matematika. Teratur tidaknya logika, tecermin dalam bahasa. Keterampilan mengutarakan gagasan dengan komunikasi yang baik,” terang dia lagi.

Dia juga menjelaskan bahwa kelisanan dan keaksaraaan menunjukkan perkembangan literasi di Tanah Air.

Ketua Panitia FSB 2021, RS Dwi Prajitno Wibowo mengatakan tema yang diangkat pada FSB kali ini yakni kreativitas menembus batas.

Melalui FSB 2021, pihaknya mencoba melahirkan generasi gemilang bangsa yang tak ragu berinovasi, berperadaban tinggi, mempunyai karakter dan mental yang kuat, dan bermartabat. (Ant/OL-7)

Baca Juga

Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden

Wapres: Akademisi Harus Berinovasi untuk Lawan Disrupsi Informasi

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 26 Februari 2021, 06:55 WIB
Khususnya terkait pandemi covid-19. Wapres mengajak kalangan akademisi untuk terus menjalankan riset soal covid-19 dan pemulihan ekonomi...
Ist

KLHK Latih Masyarakat Kembangkan Hasil Hutan Bukan Kayu

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 26 Februari 2021, 03:56 WIB
KLHK melakukan peningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dan kelompok tani hutan dalam pengembangan hasil hutan bukan...
AFP/Jason Redmond

Butuh Peran Generasi Muda Atasi Tantangan Perubahan Iklim

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 25 Februari 2021, 23:46 WIB
Suhu global pada 2020 menempati peringkat kedua teratas sebagai tahun terpanas sejak zaman pra...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya