Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan terdapat ratusan ribu tenaga medis yang tidak dapat disuntik vaksin covid-19. Hal itu karena tenaga medis tersebut tidak memenuhi persyaratan yang ada.
"Lebih dari 100.000 (tenaga medis) ternyata batal disuntik karena memang mereka dicirikan pernah menjadi penyintas covid-19," ujar Budi dalam konferensi pers secara virtual, Minggu (7/2).
Budi menyebut penyintas covid-19 masih memiliki antibodi yang dapat mencegah kembali terinfeksi virus yang menyerang pernapasan. Selain itu, sebagian besar tenaga medis memiliki riwayat penyakit darah tinggi.
Baca juga: Jangan Unggah Foto Kartu Vaksinasi Covid-19 di Sosmed, Berbahaya
"Banyak rakyat kita yang darah tinggi juga sehingga tidak bisa diberikan suntikan vaksinasi pada saat (darahnya tinggi)," jelasnya.
Ia menambahkan data per Sabtu (6/2) sudah terdapat 900 ribu tenaga medis yang mendapat vaksin covid-19. Proses vaksinasi akan semakin ditingkatkan untuk mencapai target 1,5 juta tenaga kesehatan pada akhir Februari.
"Melihat kecepatan kita melakukan vaksinasi harusnya hal itu (target) bisa tercapai," jelasnya. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved