Selasa 12 Januari 2021, 18:28 WIB

Sistem Satu Data Vaksinasi Covid-19 Dipastikan Aman Digunakan

Faustinus Nua | Humaniora
Sistem Satu Data Vaksinasi Covid-19 Dipastikan Aman Digunakan

Antara/Dhemas Reviyanto
Petugas membawa ontainer berisi vaksin Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta

 

MENTERI Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Johnny G. Plate memastikan bahwa sistem satu data untuk vaksinasi Covid-19 aman digunakan. Kemenkominfo sudah mengintegrasikan data lintas kementerian/lembaga dan siap digunakan dalam program vaksinasi nasional.

"Sistem 1 data vaksinasi Covid-19 mengintegrasikan data lintas kementerian dan lembaga untuk menghasilkan sistem yang komprehensif, baik untuk tahap pendaftaran, tahap distribusi, tahap pelaksanaan hingga monitoring pelaksanaan vaksinasi pertama dan kedua," ujarnya saat melakukan pengecekan kesiapan satu data vaksinasi Covid-19 di Tangerang Selatan, Selasa (12/1).

Johnny menjelaskan, untuk meningkatkan efisiensi kinerja sistem satu data vaksinasi Covid-19, terdapat 3 aplikasi yang telah di integrasikan ke dalam satu sistem. Aplikasi PeduliLindungi dari Kemenkominfo dan Kementerian BUMN yang semula untuk tracking, tracing dan tenting akan digunakan untuk melakukan registrasi ulang bagi masyarakat penerima vaksin.

Aplikasi Primary Care dari BPJS Kesehatan untuk berbagai fasilitas kesehatan sejak 2014 akan digunakan untuk melakukan pencatatan hasil vaksinasi. Kemudian aplikasi Smile dari Kemenkes dan UNDP digunakan untuk melakukan monitoring distribusi vaksin dari tingkat provinsi hingga ke setiap fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia.

Baca juga : Kesiapan Vaksinasi Covid-19 Harus Matang agar Berjalan Lancar

"Perlu ditekankan bahwa sistem keamanam dan kebijakan privasi ke 3 aplikasi ini aman dan masyarakat tidak perlu khawatir terutama dalam melakukan registrasi ulang melalui aplikasi PeduliLindungi," jelas Johhny.

Johnny menambahkan, pada sore ini pihaknya dan Kemenkes akan melakukan penandatanganan surat keputusan bersama. Hal itu berkaitan dengan pelidungan data pribadi dan keamanan sistem data base 1 data Covid-19.

"Kemenkes akan bertindak sebagai wali data dan Kemenkominfo berwenang dalam perlindungan data pribadi," ucapnya.

Dengan keamanan yang terjamin Johhny berharap akan semakin meningkatkan kepercayaan dan keyakinan masyarakat terhadap vaksin dan tata kelola vaksinasi di Indonesia. Dia meminta semua pihak terlibat bersama untuk menyukseskan vaksinasi nasional dengan tetap patuh pada protokol kesehatan.(OL-7)

Baca Juga

Ist

Di Era Presiden Jokowi,Tak Benar Ada Obral Izin Kawasan Hutan

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Januari 2021, 10:52 WIB
Pelepasan kawasan hutan seluas 7,3 juta hektare, di mana 746 izin seluas 6,7 juta hektare, atau lebih 91%-nya diberikan sebelum Presiden...
Youtube Sekretariat Presiden

Prof Thalib Lebih Tenang Saat Suntikan Vaksin ke Jokowi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 27 Januari 2021, 10:38 WIB
Saat pertama menyuntikkan vaksin covid-19 kepada Presiden, 13 Januari 2021, tangan Prof Thalib sempat terlihat...
ANTARA/M Risyal Hidayat

Menkes Imbau Tenaga Kesehatan Segera Jalani Vaksinasi Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 27 Januari 2021, 10:31 WIB
Ia kembali mengingatkan bahwa angka kasus covid-19 di Indonesia sudah mencapai 1.012.350 orang per 26 Januari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya