Senin 11 Januari 2021, 17:50 WIB

LPPOM MUI Bertekad Tingkatkan Pelayanan Berbasis Teknologi

Eni Kartinah | Humaniora
LPPOM MUI Bertekad Tingkatkan Pelayanan Berbasis Teknologi

Dok.LPPOM MUI
Ilustrasi

 

SEIRING perkembangan jaman, tantangan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) ke depan akan semakin berat. Meski begitu mereka tidak boleh menyerah, melainkan harus selain menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan kompeten, pemanfaatan teknologi dalam memberikan pelayanan terbaik juga menjadi suatu keharusan.

Direktur Eksekutif LPPOM MUI masa bakti 2020-2025, Ir. Muti Arintawati, M.Si, mengungkapkan hal tersebut dalam acara serah terimat jabatan dari pejabat sebelumnya  Dr. Ir. Lukmanul Hakim, M.Si, Senin (11/1). “Kondisi ini mengharuskan kita melakukan transformasi ke sistem manajemen modern,” katanya.

Baca juga: Jika Disahkan, RUU Cipta Kerja Permudah Sertifikasi Halal

Menurutnya, sebagai konsekuensi atas diberlakukannya Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (yang kemudian dilebur ke dalam UU Omnibus Law), dimungkinkan munculnya berbagai lembaga pemeriksa halal baru yang akan terlibat dalam pemeriksaan kehalalan produk.   

“Tentunya apa yang dihadapi saat ini tidak perlu menjadi satu halangan bagi LPPOM MUI. Hal ini justru harus menjadi tantangan bersama bahwa kita bisa menjadikan ‘teman baru’ kita atau kompetitor kita sebagai pemicu LPPOM MUI agar lebih baik, kuat, dan profesional untuk lebih maju ke depan,” ujar Muti, sambil menambahkan bahwa LPPOM MUI  harus menjadi jawaban atas segala permintaan masyarakat tentang sertifikasi halal. Kuncinya, transparansi dan pelayanan prima.

Untuk meningkatkan pelayanan prima, LPPOM MUI sejatinya telah cukup lama melengkapi pelayanannya dengan implementasi teknologi informasi yang canggih. Di bidang pelayanan pendaftaran sertifikasi halal, misalnya, sejak lebih dari sembilan tahun lalu telah diimplementasikan Certification Onlne System (Cerol SS 23000), yang memungkinkan pendaftaran sertifikasi halal tidak perlu datang ke kantor dan membawa setumpuk berkas. Dokumen persyaratan cukup dikirim secara online, dan sistem akan melakukan proses secara otomatis. “Kita bersyukur, dalam situasi yang mengharuskan kita bekerja dari rumah karena alasan pandemi Covid 19, Cerol SS 23000 ini sangat besar manfaatnya,” kata Direktur Operasional LPPOM MUI, Ir. Sumunar Jati, MP.

Selain itu, sejak April silam, seiring dengan mewabahnya pandemi covid-19,  LPPOM MUI menerapkan layanan pemeriksaan kehalalan produk secara daring yang disebut MosA.  Hal ini melengkapi kebijakan LPPOM MUI yang menerapkan komunikasi melalui e-mail, call center, teleconference, maupun media komunikasi lainnya.

Protokol audit yang disebut  Modified on-site Audit (MosA) merupakan proses membandingkan bukti audit dengan 11 kriteria Sistem Jaminan Halal (SJH) yang dipersyaratkan LPPOM MUI yang telah dimodifikasi sehingga tetap dapat dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan penetapan kehalalan oleh Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (KF MUI).
 
Modifikasi MosA  dilakukan dengan metode tertentu sehingga proses kaji ulang prosedur, kebijakan maupun pengumpulan bukti-bukti di lapangan dan pengecekan fasilitas produksi tetap dilakukan secara baik. Hal ini dilakukan dalam menjamin kelancaran proses sertifikasi halal.

Dr. Lukmanul Hakim, M.Si yang kini menjabat Ketua MUI sekaligus Staf Khusus Wakil Presiden RI, menyampaikan pesan agar LPPOM MUI yang  dibangun berlandaskan tiga pilar, yakni penguatan kelembagaan, penguatan sistem sertifikasi, dan penguatan sumber daya manusia, tetap fokus pada pengabdian masyarakat di bidang halal dan menjadi lembaga yang terdepan dalam solusi jaminan halal. LPPOM MUI memasuki usianya yang ke 32 tahun pada 6 Januari lalu. (A-1)

Baca Juga

Ist

ILUNI UI Gandeng RSCM Persiapkan Sentra Vaksinasi

👤Kautsa Bobi 🕔Minggu 20 Juni 2021, 20:11 WIB
"Kita persiapkan sentra vaksin yang aman, nyaman, cepat, dan tepat sasaran," ujar Koordinator Program Vaksinasi ILUNI UI Endang...
MI/ Sumaryanto

Pakar: Perbanyak Testing untuk Melihat Realitas di Lapangan

👤Ferdinan Ananda Majni 🕔Minggu 20 Juni 2021, 20:00 WIB
"Ketika terjadi lonjakan kasus testing menjadi kunci untuk mengendalikan penyebaran kasus," kata...
AFP

Perhimpunan Rumah Sakit Desak Pemberlakuan PSBB

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 20 Juni 2021, 18:50 WIB
Menurutnya PSBB diperlukan karena masih adanya sebagian masyarakat yang abai protokol...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perlindungan Ganda terhadap Virus Korona dan Flu

DALAM perlombaan vaksin, perusahaan AS Novavax terlambat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya