Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 9 - 11 Januari 2021.
"Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut - timur laut dengan kecepatan 6 - 28 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat daya - barat laut dengan kecepatan 5 - 25 knot," kata Kepala Bidang Humas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Taufan Maulana dalam keterangannya, Jumat (8/1).
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka bagian utara, Perairan utara Pulau Sabang, Perairan Kepulauan Nias - Kepulauan Mentawai, Laut Natuna utara dan Perairan Kepulauan Anambas - Kepulauan Natuna.
Berdasarkan pantauan BMKG, perairan dengan gelombang sedang 1.25 - 2.50 m berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian tengah, Perairan Aceh, Perairan timur Kepulauan Simeulue - Kepulauan Mentawai, Teluk Lampung bagian selatan, Perairan selatan Bali - Pulau Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas - Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Perairan Pulau Sawu - P. Rotte - Kupang, Samudra Hindia selatan NTT, Perairan timur Kepulauan Lingga, Perairan utara Pulau Bangka - Belitung.
Selat Karimata, Laut Jawa bagian barat dan tengah, Perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, Perairan timur Kep. Sitaro, Perairan Bitung - Likupang, Laut Maluku, Perairan Kep. Halmahera, Laut Halmahera, Perairan utara Papua barat - Papua, Samudra Pasifik utara Papua barat - Papua.
Baca juga : Menkes Antisipasi Potensi Pasar Gelap Vaksin Covid-19
Sementara area perairan dengan gelombang tinggi 2.50 - 4.0 m berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, Perairan utara P. Sabang, Perairan barat Kep. Simeulue - Kepulauan Mentawai, Perairan Pulau Enggano Bengkulu, Perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Perairan selatan Jawa, Samudra Hindia selatan Jawa - NTB, Laut Natuna, Perairan utara Singkawang, Perairan timur Kep. Bintan, Samudra Pasifik utara Halmahera.
"Untuk gelombang sangat tinggi 4.0 - 6.0 m berpeluang terjadi di Perairan Kepulauan Anambas - Kepulauan Natuna," sebutnya
Sementara potensi gelombang ekstrem lebih dari 6.0 m berpeluang terjadi di Laut Natuna utara.
Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m)
Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).
"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktifitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya. (OL-2)
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait prakiraan cuaca Jawa Tengah 3 Maret 2026. Gelombang tinggi hingga 4 meter berpotensi di perairan selatan dan 2,5 meter dan potensi cuaca ekstrem
Cek jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di NTB. BMKG ungkap alasan fenomena 'Blood Moon' malam ini sangat fotogenik meski ada kendala cuaca berawan.
GEMPA bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah perairan tenggara Sinabang, Aceh pada Selasa (3/3) pukul 11.56 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.
Berikut adalah laporan prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada hari ini, Selasa, 3 Maret 2026, berdasarkan data terbaru dari BMKG.
Simak jadwal fase Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Aceh. Cek waktu puncak, fase yang terlihat, dan imbauan shalat khusuf dari BMKG & Kemenag.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved