Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto, mengatakan program vaksinasi Covid-19 dijadwalkan berjalan mulai pertengahan Januari atau pekan depan.
Hal itu disampaikannya seusai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (4/1).
"Tadi dilaporkan bahwa pemerintah akan segera memulai untuk melakukan vaksinasi yang dijadwalkan sekitar pertengahan bulan atau minggu depan. Ini tentu menunggu emergency use authorization dari BPOM dan juga terkait dengan kehalalan," kata Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Senin (4/1).
Baca juga: Sesi 1, IHSG Ditutup Menguat Tepat 1,00 %
Seperti diketahui, Indonesia kini sudah mendatangkan vaksin Sinovac sebanyak 3 juta dosis. Adapun vaksinasi tahap pertama ini diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.
Menko Perekonomian itu mengatakan data-data uji klinis vaksin Sinovac yang dilakukan di Bandung dan di negara-negara lain seperti Brasil serta Turki juga akan digunakan pemerintah sebagai basis ilmiah program vaksinasi. Pemerintah juga terus mengupayakan vaksin dari produsen lain.
"Pemerintah terus mempersiapkan berbagai vaksinasi juga untuk pengadaan baik itu Astrazeneca, Pfizer, Novavax, maupun Gavi," ucap Airlangga.
Airlangga menegaskan meski vaksinasi akan segera digulirkan, pemerintah tetap akan menjaga dan meningkatkan kedisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan. Pasalnya, vaksinasi yang ditargetkan mencapai 182 juta orang itu diperkirakan akan membutuhkan waktu.
"Diharapkan vaksinasi ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat namun tidak boleh melupakan kedisiplinan. Dengan vaksinasi disiplin tetap perlu, karena covid-19 ini masih ada secara global. Jadi pandemi global ini belum berakhir," ujarnya. (OL-6)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved