Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan sosok ibu patut dibanggakan sebagai pejuang tangguh. Hari Ibu, lanjutnya, menjadi momentum menghargai perjuangan kaum perempuan dalam meraih kemerdekaan.
"Kita patut syukuri dan kita banggakan, karena itu kita rayakan sebagai Hari Ibu," kata Anies dalam video yang diunggah di Youtube Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Selasa (22/12).
Anies menilai Hari Ibu bukan sekadar momen mengungkapkan penghargaan kepada ibu. Namun juga kepada seluruh perempuan baik itu adik, kakak, saudara, dan kerabat.
"Ini kesempatan kita semua mengungkapkan rasa hormat, cinta, dan syukur pada sosok perempuan yang mewarnai kehidupan kita," ujar dia.
Baca juga: Doni Monardo: Ibu Garda Terdepan Putus Penyebaran Covid-19
Anies mendoakan seluruh ibu diberi kesehatan dan kekuatan. Serta terus menjadi teladan bagi keluarga, sesama, dan masyarakat.
"Terima kasih ibu yang tidak pernah letih memberi yang terbaik bagi kita semua," papar Anies.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) DKI Jakarta Fery Farhati mengatakan tema peringatan Hari Ibu ke-92 ini adalah 'Perempuan Berdaya, Indonesia Maju.'
Fery mengatakan ibu berdaya adalah mereka yang bisa menggerakkan sekitarnya untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat.
"Ibu yang berdaya adalah penyelarasa dan penyembingan untuk membuat suasana menjadi lebih humanis dan penuh harapan," papar Fery. (OL-1)
SETIAP Desember, peringatan 'Hari Ibu' dipersoalkan karena dianggap meneguhkan ibuisme—perempuan direduksi pada peran domestik dan pengabdian tanpa kuasa.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen penguatan perlindungan dan pemberdayaan perempuan pada Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 di Surabaya.
Hari Ibu menjadi ruang refleksi atas peran perempuan yang kerap menjadi penopang utama keluarga sekaligus penggerak ekonomi di lingkup paling dasar, yaitu rumah tangga.
Kecenderungan ibu yang selalu menempatkan kebutuhan keluarga di atas kepentingan pribadi sering kali menjadi pedang bermata dua.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam menyuarakan hak-hak perempuan dan kepemimpinan politik yang berdampak di masyarakat
Anggota DPR RI Komisi VII Novita Hardini menegaskan bahwa upaya penurunan emisi gas rumah kaca dapat dimulai dari langkah yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved