Rabu 16 Desember 2020, 20:21 WIB

Baznas (Bazis) DKI Rangkul Ribuan Musisi Jalanan Ikuti Festival

mediaindonesia.com | Humaniora
 Baznas (Bazis) DKI Rangkul Ribuan Musisi Jalanan Ikuti Festival

Ist
Sambutan KH.Luthfi Fatullah Ketua Baznas Bazis DKI

 

PANDEMI Covid-19 tidak menyurutkan daya kreativitas Baznas (Bazis) DKI Jakarta dalam memberdayakan para remaja. Melihat banyaknya cafe-cafe yang tutup dan semakin sempitnya lahan bagi para musisi cafe dan jalanan, Baznas (Bazis) DKI berinisiatif mengadakan festival yang diperuntukan bagi mereka. 

Hal ini terlihat pada kegiatan yang dibungkus peringatan Milad ke- 52, Baznas (Bazis) DKI Jakarta menyelenggarakan Festival Cover Lagu Islami se-Jabodetabek bagi musisi-musisi jalanan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (15/12) di Gedung Mental Spiritual, Tanah Abang, Jaksel ini sudah masuk tahap semifinal. Sementara tahap final dilaksanakan pada hari ini Rabu (16/12). 

"Alhamdulillah kegiatan ini mendapat atensi yang tinggi dari teman-teman musisi jalanan, data yang kami terima terdapat 1.216 peserta dari seluruh wilayah Jabodetabek yang terbagi dalam 25 nominator, masing-masing 10 kategori musisi solo dan 10 kategori musisi grup," ungkap Dipo, koordinator festival. 

Festival Cover Lagu Islami se-Jabodetabek memperebutkan hadiah Rp7 juta untuk pemenang kategori musisi solo dan Rp 10 juta untuk kategori musisi grup. 

Ketua Baznas (Bazis) DKI Jakarta, Dr. KH. Luthfi Fathullah, yang bertindak langsung sebagai juri berharap bahwa festival ini dapat meningkatkan kualitas musik para musisi dan memberikan pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat melalui lirik-lirik yang Islami. 

"Mereka musisi jalanan adalah orang-orang yang setiap hari berinteraksi dengan masyarakat, hendaknya yang dinyanyikan mempunyai makna kebaikan," kata.

"Selain itu, mereka ini termasuk para dhu'afa dan mustahik zakat (orang yang berhak mendapatkan zakat) yang wajib dibantu. Di Jakarta ini, kita punya banyak panggung seni seperti di Kota Tua, stasiun-stasiun MRT, dan lainnya, ini semua dalam rangka membina dan menyalurkan bakat atau kreatifitas mereka-mereka ini," ungkap Luthfi. 

Salah satu peserta kategori penyanyi solo dari Cilincing, Fatimah, 23, mengungkapkan kesannya mengikuti festival ini. Ia berharap kegiatan positif ini bisa diadakan tidak hanya oleh Baznas (Bazis) DKI Jakarta saja, tetapi juga oleh pemerintah daerah dan instansi lain. 

"Festival ini bisa jadi wadah bagi kami-kami para penyanyi cafe dan musisi jalanan untuk saling kenal dan akrab satu sama lain karena kita sama-sama dalam kondisi sulit akibat pandemi. Semoga instansi lain juga bisa mencontoh seperti yang dilakukan oleh Baznas DKI Jakarta," kata Fatimah usai tampil menyanyikan lagu Sholawat Sedekeh. 

Sama halnya dengan Fatimah, peserta lain, Sigit, 23, yang tergabung dalam grup Ambigu juga mengapresiasi kegiatan festival cover lagu Islami. 

"Saya dan teman-teman baru pertama mengikuti festival ini, Alhamdulillah bisa lolos sampai tahap semifinal, semoga kami bisa menang dan juga kegiatan ini bisa berlanjut di tahun-tahun berikutnya karena kegiatan ini sangat positif dan membantu kami-kami para pengamen jalanan," ungkap Sigit mewakili teman-temannya. (RO/OL-09)

Baca Juga

MI/Jamaah

Menko PMK Sebut Kebijakan Geser Hari Libur Bukti Pemerintah Serius Tangani Pandemi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 07:30 WIB
"Dari pengalaman sebelumnya, setiap libur panjang akan diikuti pergerakan orang dalam jumlah besar dari satu tempat ke tempat yang...
wikimedia.org

Yuk Mengenal Apa Itu Peta Konsep

👤Sofia 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 07:00 WIB
Peta konsep adalah suatu cara atau strategi untuk menyajikan informasi dalam bentuk konsep-konsep yang saling terhubung dalam suatu...
AFP/CHRISTOF STACHE

Ini Konsep-Konsep Dasar Geografi

👤Sofia 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 06:00 WIB
Istilah geografi berasal dari bahasa Yunani, yaitu "Geo" dan "Graphein". Geo artinya bumi, dan Graphein berarti...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya