Kamis 03 Desember 2020, 15:03 WIB

Presiden: Pastikan Kebijakan Penyandang Disabilitas Berjalan Baik

Andhika Prasetyo | Humaniora
Presiden: Pastikan Kebijakan Penyandang Disabilitas Berjalan Baik

Antara/Galih Pradipta
Pesepakbola yang juga penyandang disabilitas, berlatih di lapangan kawasan Cilandak, Jakarta.

 

PRESIDEN Joko Widodo meminta Komisi Nasional Disabilitas (KND) untuk mengawasi dan memastikan berbagai regulasi dapat mendukung kehidupan penyandang disabilitas.

Menurut Kepala Negara, lembaga nonstruktural itu memiliki peran sangat penting dalam mempercepat pelaksanaan visi besar terhadap kaum disabilitas.

"Kita harus memastikan semua kebijakan dapat terlaksana dengan baik. Diesekusi dengan tepat dan dirasakan manfaatnya oleh penyandang disabilitas," ujar Jokowi, sapaan akrabnya, dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional 2020, Kamis (3/12).

Baca juga: Mensos: Masih Ada Daerah yang tidak Ramah Disabilitas

Lebih lanjut, dia mendesak seluruh kementerian atau lembaga (K/L) dan pemerintah daerah untuk aktif mendukung berbagai kebijakan prodisabilitas. Mulai dari sinkronisasi data, hingga pelibatan langsung dalam rencana aksi daerah.

"Kawal implementasinya di lapangan, agar semua rencana aksi berjalan efektif. Tidak boleh ada satu pun penyandang disabilitas tertinggal dari berbagai program layanan pemerintah," imbuh Jokowi.

Pemerintah telah menerbitkan banyak aturan terkait penyandang disabilitas. Seperti, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 52 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial bagi Penyandang Disabilitas. Kemudian, PP Nomor 70 Tahun 2019 tentang Perencanaan, Penyelenggaraan dan Evaluasi terhadap Penghormatan, Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

Tahun ini, Jokowi juga menandatangani empat PP dan dua Peraturan Presiden (Perpres) demi mendukung kesejahteraan penyandang disabilitas di Tanah Air.

Baca juga: Jokowi Minta Penyandang Disabilitas Disetarakan

"Payung regulasi sudah cukup banyak. Tetapi kalau memang sangat-sangat diperlukan, saya siap menerbitkan peraturan lagi. Kuncinya bukan semata-mata di regulasi,” tegas Kepala Negara.

“Peraturan yang baik, rencana yang baik, tidak akan ada gunanya tanpa keseriusan dalam pelaksanaan. Kuncinya adalah diimplementasi,” sambungnya.

Sebagai warga negara, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dengan masyarakat pada umumnya. Oleh karena itu, negara terus berupaya meningkatkan kesetaraan, kesempatan dan aksesibilitas kaum disabilitas.(OL-11)

Baca Juga

MI/Ramdani

Libur Akhir Tahun, RS Wisma Atlet Terima 400 Pasien Per Hari

👤Hilda Julaika 🕔Senin 25 Januari 2021, 14:50 WIB
“Hal ini tidak terlepas dari pasien-pasien positif covid-19 yang dikirim dari puskesmas atau rumah sakit lainnya ke Wisma...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

RS Wisma Atlet Didominasi Pasien Covid-19 Bergejala

👤Hilda Julaika 🕔Senin 25 Januari 2021, 14:48 WIB
Saat ini pasien covid-19 dengan gejala mendominasi di RS Wisma...
Antara

Luhut : Mobile Lab Tes PCR Bakal Disebar ke Provinsi Lain

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Januari 2021, 14:24 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, labotarium mobile tes PCR covid-19 buatan dalam negeri akan disebar ke provinsi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya