Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
Intervensi kebijakan menjadi keniscayaan bagi penanganan jangka pendek dan jangka panjang penyakit diabetes. Pasalnya, pembiayaan kesehatan untuk penyakit diabetes selalu meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2017 pembiayaan sebanyak Rp2 triliun, sementara pada 2019 mencapai Rp4 triliun.
Staf Khusus Menteri Kesehatan Mariya Mubarika menyatakan, Indonesia menduduki peringkat ke-7 sebagai negara dengan penyandang diabetes terbanyak di dunia. Berdasarkan data International Diabetes Federation (IDF) pada 2019, sebanyak 10,7 juta orang di Indonesia mengidap diabetes. Angka tersebut diprediksi akan meningkat menjadi 16,6 juta pada 2045 mendatang.
Baca juga: KLHK Keluarkan Diskresi Terkait Penanganan Limbah Medis
"Diabetes yang disebut sebagai ibu dari berbagai penyakit komplikasi seperti jantung, stroke, gagal ginjal, dan lain-lain, ini menimbulkan beban ekonomi bagi keluarga dan negaranya. Untuk itu dibutuhkan intervensi kebijakan dalam menangani penyakit ini," kata Staf Khusus Menteri Kesehatan Mariya Mubarika dalam Media Briefing bertajuk The Economic Burden of Diabetes and The Innovative Policy yang diselenggarakan secara virtual, Jumat (13/11).
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan FKM Universitas Indonesia Budi Hidayat menyoroti, pengeluaran untuk penanganan diabetes tidak sebanding dengan upaya pencegahan.
"Mayoritas diabetes memang banyak digunakan untuk menangani komplikasi. Kita mengeluarkan uang untuk penanganan, tapi kita gak mengeluarkan uang untuk mencegah agar masyarakat tidak terkena diabetes," ujar Budi.
Berdasarkan penelitian singkat yang dilakukan oleh Center for Health Economics and Policy Studies (CHEPS) Universitas Indonesia, pada 2016 total populasi yang terdeteksi diabetes yakni sebanyak 812 ribu orang. Adapun 57% dari angka tersebut menderita komplikasi, dan 47% tanpa kompikasi.
Budi menambahkan, diperlukan penanganan jangka pendek dan jangka panjang untuk permasalahan diabetes di Indonesia. "Kita harus melakukan sinkroniksasi tentang tata laksana penanganan diabetes terkait regilasi yang berimplikasi pada penanganan diabetes melitus yang selama ini jadi tanggungan benefit JKN," kata dia.
Selain itu, peran fasilitas kesehatan tingkat pertama juga harus dioptimalkan guna melakukan pencegahan dan deteksi kasus secara cepat.
"Yang terpenting adalah pencegahan," imbuhnya.
Sementara itu, Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Primer BPJS Kesehatan Ari Dwi Aryani menuturkan, dari seluruh total pembiayaan yang ditanggung pihaknya, 24% di antaranya merupakan penyakit katastropik yang penyebab terbanyaknya adalah diabetes dan hipertensi.
Selain itu, obat analog insulin rapid acting yang diperuntukan bagi pasien diabetes juga merupakan obat dengan harga paling mahal. Adapun, pada 2019 alokasi biaya untuk obat tersebut mencapai Rp190 miliar.
Untuk menekan laju pertumbuhan penyakit diabetes yang berimplikasi pada tingginya pembiayaan, BPJS Kesehatan melakukan sejumlah langkah.
Penyakit Tidak Menular (PTM) kini mengintai usia produktif. Kenali gejala, data terbaru 2026, dan panduan deteksi dini untuk menjaga produktivitas masa depan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan dr. Piprim Basarah Yanuarso diberhentikan dari PNS karena pelanggaran disiplin.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Istilah super flu saat ini sedang ramai diperbincangkan seiring meningkatnya kasus influenza.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, teknologi genomik memungkinkan pemeriksaan kesehatan menjadi lebih personal.
Spesialis dermatologi dr. Riva Ambardina Pradita menekankan pentingnya hidrasi dan penggunaan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit selama puasa Ramadan.
Penderita diabetes tetap dapat berpuasa dengan aman asalkan melakukan persiapan yang tepat.
Laporan medis terbaru menunjukkan lonjakan kasus diabetes tipe 2 yang signifikan pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
DI 2026, anggapan bahwa diabetes melitus adalah penyakit orang tua telah resmi terpatahkan.
Penyakit Tidak Menular (PTM) kini mengintai usia produktif. Kenali gejala, data terbaru 2026, dan panduan deteksi dini untuk menjaga produktivitas masa depan.
Simak saran Dr. dr. Inge Permadhi, MS, SpGK(K) mengenai waktu olahraga terbaik dan pola makan bagi penderita diabetes serta hipertensi selama bulan Ramadhan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved