Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
AGEN Penyelenggara Perjalanan AIbadah Umrah (PPIU) dan asosiasi penyelenggara umrah diimbau untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan pada jemaah. Pasalnya, terdapat 13 jemaah umrah asal Indonesia yang terkena covid-19 di Tanah Suci Mekah, Arab Saudi.
“Mari kita disiplin terapkan prokes umrah masa pandemi. Dari tiga gelombang kelompok terbang (kloter) umrah, ada 13 jemaah di Saudi positif covid-19. Mereka menjalani karantina ditangani muasasah dan Kementerian Kesehatan Arab Saudi,” kata Direktur Pembinaan Haji dan Umrah Kemenag Arfi Hatim pada talkshow virtual di Gedung BNPB Jakarta, kemarin.
Arfi menjelaskan, dari tiga kloter yang berangkat pada 1 November lalu, 224 orang menjalani tes usap di Saudi, terdapat 8 jemaah terkena covid-19, dan dari kloter 3 November sebanyak 89 orang, 5 orang terpapar covid-19. “Sedangkan 46 orang dari kloter 6 November, tidak ada yang terkena covid-19,” jelasnya.
Menurut Arfi , kondisi ini menjadi titik kritis yang harus dievaluasi bersama dalam konteks pencegahan pandemi. Kemenag, lanjutnya, sudah melakukan mitigasi guna mengantisipasi hal terburuk.
Dia mengingatkan sisi regulasi telah komprehensif mesti diiringi tingkat kepatuhan semua pihak. “Regulasi tidak ada artinya jika tidak disiplin dan melanggar regulasi umrah pandemi,” tandas Arfi .
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Bungsu Sumawijaya mengimbau agar jemaah umrah sebelum berangkat ke Tanah Suci melakukan isolasi mandiri (isman) lebih awal selama di Tanah Air. Tujuannya, menghindari penularan covid-19, lebih siap mental, serta sehat dengan mengonsumsi herbal atau makanan suplemen.
“Jadi, kami juga meminta jemaah melaksanakan prokes dengan baik serta mengikuti aturan pemerintah Saudi. Manakala tiba di Saudi sebelum umrah disiplin ikuti tes swab dan jalani karantina sesuai aturan selama 72 jam, jadi jangan jalan-jalan atau keluar hotel,” tegas Bungsu.
Sementara itu, jemaah umrah Nana Sujana dari Gaido Travel meminta sesama jemaah agar tertib dan disiplin melaksanakan prokes umrah masa pandemi. “Kendati ada rasa waswas
karena ada rombongan umrah kami terkena covid-19, tetapi dengan disiplin terapkan prokes serta yakin, alhamdulillah kami dapat berumrah dengan baik,” tutur Nana.
Karantina
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyatakan, jemaah umrah yang tiba di Tanah Air harus menjalani pemeriksaan sebagai langkah screening covid-19. Sambil menunggu hasil tes, jemaah akan dikarantina di Asrama Haji Pondok Gede di Jakarta Timur.
“Apabila tes menunjukkan hasil tes yang positif (covid-19), jemaah akan dirujuk ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan lebih lanjut. Bagi jemaah umrah dengan hasil tes negatif covid-19, wajib menjalani isolasi di fasilitas kesehatan yang ditentukan pemerintah,” jelas Wiku dalam keterangan pers virtual, Selasa (10/11). (Fer/H-3)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved