Kamis 29 Oktober 2020, 17:29 WIB

Duduk Lama Karena Work From Home, Waspadai Muncul Wasir

mediaindonesia.com | Humaniora
Duduk Lama Karena Work From Home, Waspadai Muncul Wasir

MI/Ramdani
Sebagian besar waktu dihabiskan dengan duduk saja, baik untuk bekerja dan belajar berpotensi akan menimbulkan wasir.  

 

SELAMA masa pandemi Covid-19 hampir semua perkantoran menerapkan kebijakan bekerja dari rumah. Kebijakan ini membuat sebagian besar masyarakat melakukan aktivitas dari rumah.

Selama work from home (WFH), kebanyakan orang aktivitasnya hanya dilakukan di rumah saja. Bahkan, sebagian besar waktu dihabiskan dengan duduk saja, baik saat bekerja, belajar, hingga bersantai. Hal ini berpotensi akan menimbulkan wasir.  

Dokter spesialis bedah konsultan bedah digestif, dr. F.Siusanto Hadi SpB-KBD, mengatakan dalam sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2008 kepada 6.300 orang di Amerika Serikat (AS) menunjukkan bahwa pada masa normal setidaknya orang AS menghabiskan waktu 7,7 jam perhari hanya untuk duduk.

Namun dari hasil penelitian terbaru, angka tersebut mengalami kenaikan. Penelitian terbaru tersebut menyebut pada masa pandemi atau sejak Maret 2020 menunjukkan di AS meningkat durasi duduk sebanyak 3 jam perhari atau menjadi selama 11,7 jam hanya untuk duduk.

Sementara itu, di negara maju lain seperti Inggris, Prancis, Spanyol, dan Kanada meningkat 2 jam sehari dan di Belanda, Denmark, Belgia, dan Austria meningkat 1 jam sehari.

“Angka tersebut menunjukkan bahwa selama masa pandemi dan semua orang melakukan WFH masyarakat lebih banyak menghabiskan waktunya hanya dengan duduk," ungkap dokter yang akrab disapa dr Sius nya di sela Bincang Sehat Rumah Sakit (RS) Siloam Surabaya, Rabu (28/10).

"Padahal, banyak risiko penyakit yang bisa muncul akibat duduk terlalu lama. Salah satunya adalah Hemoroid atau yang dikenal orang awam dengan sebutan wasir,” ungkap dokter yang juga berpraktik di RS Siloam Surabaya tersebut.

Menurut dr.Sius, hemeroid atau wasir terjadi ketika ada pembesaran pembuluh darah di sekitar anus yang disebabkan oleh proses pembengkakan dari pembuluh darah tersebut. Pembengkakkan tersebut karena adanya penekanan yang terjadi secara terus menerus pada tulang ekor karena posisi duduk yang salah.

Padahal di depan tulang ekor, kata dr.Sius, terdapat usus besar yang menjadi saluran terakhir dalam pencernaan dan menjadi pembuangan akhir feses.

“Di antara tulang ekor dan usus besar ini terdapat banyak pembuluh darah, apabila terjadi penekanan di area ini tentu saja akan membuat pembuluh darah menjadi tidak lancar dan bengkak, sehingga pada akhirnya malah akan menimbulkan wasir,” jelasnya.

Dokter Sius menyebutkan setidaknya ada tiga tipe hemoroid. Pertama, tipe hemoroid internal, yaitu pembengkakan pembuluh darah yang terjadi dalam anus dan tidak terlihat.

Kedua adalah hemoroid eksternal adalah kondisi jika pembengkakan terjadi di luar anus, yaitu dekat lubang anus, dan terasa lebih nyeri. Ketiga ada pula hemoroid campuran yang terjadi pembengkakan di area dalam dan luar.

Dalam penanganannya, dr.Sius menjelaskan bahwa saat ini hemeroid bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi laser disebut dengan laser hemorrhoidoplasty.

Sedangkan pencegahannya, menurut dr Sius, ada empat cara yang bisa dilakukan. Pertama, yaitu melakukan diet sebaiknya rajin mengkonsumsi sayur dan buah berwarna-warni. Kedua, sering melakukan olahraga yang teratur. Ketiga, memperhatikan posisi duduk dengan cara yang benar.

Caranya adalah dengan duduk tegak seperti posisi berdiri dan duduk tepat diatas tulang duduk, sehingga menghindari adanya penekanan pada tulang ekor. Selain itu, sempatkan untuk berdiri selama 30-60 detik setiap satu jam ketika sedang duduk lama. Kalaupun tidak bisa berdiri sebaiknya melakukan beberapa gerakan peregangan.

Keempat, tidak mengejan saat Buang Air Besar (BAB). Hal ini juga dipengaruhi oleh posisi duduk. Sebab, hal ini akan membuat posisi anus membentuk siku ketika dalam posisi duduk. Untuk itu, sebaiknya saat BAB tidak dalam posisi duduk atau jongkok saja.

“Namun, bagi mereka yang sudah  terbiasa menggunakan kloset duduk, sebaiknya disiasati dengan menyediakan pijakan untuk kaki yang bisa membentuk posisi jongkok saat buang air besar,” tuturnya. (RO/OL-09)
 

Baca Juga

DOK Universitas Pancasila

Universitas Pancasila Gelar Wisuda secara Daring

👤Syarief Oebaidillah 🕔Sabtu 28 November 2020, 21:17 WIB
Universitas Pancasila hingga kini telah meluluskan 60.608 sumber daya manusia terdidik dari ahli madya, profesi, dan sarjana berbagai...
DOK. Denny JA

8 Serial Film Era Virus Korona Diluncurkan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 November 2020, 20:46 WIB
8 serial film Denny JA ini dibintangi artis dan aktor nasional papan atas, yaitu Christine Hakim, Reza Rahadian, Ine Febriyanti, Ruth...
Kagama

Kemendikbud Ingin Ubah Stigma Pendidikan Vokasi

👤Syarief Oebaidillah 🕔Sabtu 28 November 2020, 20:08 WIB
Stigma pendidikan vokasi yang masih dianggap pilihan kedua dan dipandang sebelah mata diharapkan bisa berubah. Memilih pendidikan hendaknya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya