Jumat 23 Oktober 2020, 22:16 WIB

KKP Tambah Kawasan Konservasi di Daerah Merauke

Insi Nantika Jelita | Humaniora
KKP Tambah Kawasan Konservasi di Daerah Merauke

Dok. KKP
Logo Kementerian kelautan dan Perikanan

 

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) menambah kawasan konservasi baru di timur Indonesia. Suaka Alam Perairan (SAP) Pulau Kolepom yang berada di Kabupaten Merauke, Papua dijadikan tempat konservasi tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Dirjen PRL, TB Haeru Rahayu menegaskan, penambahan kawasan konservasi SAP Kolepom sejalan dengan komitmen global di Aichi Target 11 Convention on Biological Diversity (CCBD) dan Sustainable Development Goal 14.

"Indonesia menargetkan 10% dari perairan Indonesia sudah menjadi kawasan konservasi pada tahun 2030, yaitu seluas 32,5 juta Ha," ujar Haeru dalam keterangannya, Jumat (23/10).

Untuk menyusun Rencana Pengelolaan dan Zonasi (RPZ) SAP Kolepom, KKP bersama Badan PBB untuk Program Pembangunan (UNDP) melalui proyek Arafura and Timor Seas Regional and National Strategic Action Programs 2 (ATSEA-2) telah melaksanakan diskusi kelompok terarah (FGD) secara daring (13/10).

FGD bertujuan untuk mengidentifikasi parameter pengelolaan yang sesuai untuk kebutuhan penyusunan zonasi dan rencana pengelolaan SAP Pulau Kolepom dengan target konservasi kakap putih, udang, ikan pelagis, dan pari gergaji.

Baca juga : Setahun Kerja, Menteri KKP: Siap Hasilkan Devisa Negara

Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut (KKHL), Andi Rusandi dalam diskusi menjelaskan bahwa pembentukan kawasan konservasi adalah jaminan bagi spesies dan ekologi agar terhindar dari kepunahan sehingga penting bagi pihaknya untuk memikirkan strategi mengelola kawasan secara bersama-sama.

"Sejauh ini sudah terbentuk 196 kawasan konservasi di seluruh Indonesia dengan luas mencapai 23,34 juta hektar, termasuk di wilayah Papua dan Papua Barat,” jelas Andi.

Sementara itu, Kepala LPSPL Sorong Santoso Budi Widiarto menerangkan bahwa prinsip kawasan konservasi adalah keberlanjutan, kesejahteraan masyarakat dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam perlindungan dan pelestarian kawasan.

“Dari 8,8 juta hektare (ha) wilayah kelola perairan yang dimiliki oleh Papua, 16,02% sudah dijadikan wilayah konservasi perairan. Dengan ditambahkannya SAP Kolepom maka ini naik menjadi 20,02%,” terang Santoso.

Sampai saat ini wilayah perairan yang sudah menjadi kawasan konservasi adalah Taman Nasional Teluk Cenderawasih (734.489,12 Ha), Taman Nasional Lorentz (114,522.37 Ha), Kawasan Konservasi Perairan Padaido (338.323,98 Ha), Taman Wisata Perairan Padaido (183.000 Ha), dan Kawasan Konservasi Perairan Daerah Biak Numfor (46.983,62 Ha). (OL-7)

Baca Juga

MI/Mitha Meinansi

Di Kota Palu Sejak 2019 Sampah Plastik Diubah Menjadi BBM

👤Mitha Meinansi 🕔Senin 03 Oktober 2022, 09:20 WIB
 SEJAK 2019 BBM dari sampah plastik digunakan sebagai konsumsi pribadi, baik di kendaraan roda dua miliknya, mesin pencacah sampah...
Antara

Update 2 Oktober 2022:11 Ribu Orang Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

👤MGN 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 23:03 WIB
Sementara itu, Kemenkes mencatat 10.910 orang disuntik vaksin dosis pertama hari...
Antara

31,32 Masyarakat Umum Sudah Divaksin Booster

👤MGN 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 22:49 WIB
Sebanyak 6.733.028 lanjut usia telah terproteksi vaksin booster. Kemudian 9.052.638 petugas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya