Jumat 23 Oktober 2020, 10:15 WIB

Akses Informasi untuk Mendorong Santri Berkontribusi bagi Negara

Cahya Mulyana | Humaniora
Akses Informasi untuk Mendorong Santri Berkontribusi bagi Negara

ANTARA FOTO/Fauzan
Sejumlah santri mengikuti kegiatan doa Istighosah di Pondok Pesantren An-Nuqthah, Kota Tangerang

 

PERINGATAN hari santri dimaknai sebagai wujud dari nilai-nilai perjuangan bangsa dan berperan dalam merebut kemerdekaan seperti seruan jihad 10 November di Surabaya. Semangat ini harus terjaga dengan memperkuat wawasan santri supaya lebih berkontribusi terhadap pembangunan bangsa.

"Pondok pesantren mempunyai kontribusi yang nyata dalam pembangunan pendidikan. Karena pesantren memiliki pengalaman yang luar biasa dalam membina dan mengembangkan karakter masyarakat," kata Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo dalam keterangan resmi, Jumat (23/10).

Ia mengatakan komunikasi dan informasi dalam jaringan juga dapat digunakan sebagai fasilitas yang harus disediakan dalam pondok pesantren di era globalisasi. Penguasaan teknologi komunikasi dan informasi para santri dapat mendapatkan pemahaman dan materi pendidikan yang luas bahkan dari seluruh penjuru dunia.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono yang kerap disapa Ibas membagikan Wifi Gratis untuk menunjang penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi santri. Tujuannya untuk membantu dan memastikan santri dapat terus menggali ilmu di tengah pandemi covid-19.

"Adik-adik pasti terkendala dengan belajar online, seperti adanya kebutuhan terkait peralatan, kuota internet ataupun uang pulsa", kata Ibas.

Baca juga: Pesantren Didorong Adaptasi Regulasi

Ibas membagikan Wifi secara cuma-cuma kepada beberapa Pondok Pesantren di Pacitan, Ngawi, Magetan, Trenggalek dan Ponorogo melalui Yayasan Idalia, lembaga yang didirikan oleh Ibas beserta sang istri, Siti Ruby Aliya Rajasa Yudhoyono.

"Lewat virtual inilah saya sampaikan salam hangat, tetap semangat dan terus belajar agar apa yang menjadi cita cita kalian semua dapat tercapai," tuturnya.

Ibas juga menyampaikan dengan situasi seperti sekarang ini, semua aktivitas menjadi terhambat. Termasuk dalam dunia pendidikan sehingga kegiatan pendidikan harus menjalankan sistem PJJ.

"Berdasarkan kondisi itulah Yayasan Idalia ingin mengulurkan tangannya dalam kegiatan sosial Pemberian Wifi gratis untuk Pendidikan. Total, ada 50 titik Ponpes yang mendapat bantuan," urainya.

"Saya sangat berharap agar bantuan internet gratis ini membantu meringankan beban orang tua dalam menyediakan fasilitas belajar jarak jauh," ungkap Ibas.

Ibas berjanji akan terus memperjuangkan dunia pendidikan agar lebih maju dan bermutu.

"Adik-adik semua, Fokuskan pikiranmu untuk menjadi orang yang produktif. Belajar tidak kenal tempat, belajar bisa dimana saja karena harapan itu akan selalu ada jika yakin dan percaya. Begitu juga para tenaga pengajar, guru dan orang tua murid agar terus berikhtiar dan bersabar dalam mendidik anak-anak," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA/Dok PT Bio Farma

Bio Farma akan Bahas Fatwa Halal Vaksin Covid-19 dengan MUI

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 01 Desember 2020, 00:30 WIB
Sinovac telah berkomitmen untuk pengiriman bahan baku vaksin covid-19 secara bertahap sebanyak 50 juta dosis pada November 2020 hingga...
MI/Rommy Pujianto

Menristek ; Era 4.0 Kampus Penting Dorong Ekosistem Wirausaha

👤Syarief Oebaidillah 🕔Senin 30 November 2020, 22:52 WIB
"Hal ini penting karena di era otomasi dan digitalisasi ini, dibutuhkan talenta-talenta yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan...
Dok. Kimia Farma

Jangkau Pulau Terpencil, Kimia Farma-BWA Luncurkan Klinik Apung

👤Syarief Oebaidillah 🕔Senin 30 November 2020, 22:48 WIB
Klinik Apung dirancang sebagai salah satu misi kemanusiaan Kimia Farma guna menyehatkan masyarakat Indonesia, khususnya di masa pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya