Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PUNCAK La Nina diperkirakan terjadi di bulan Desember 2020-Januari 2021, bersamaan dengan masuknya musim hujan. Dalam menghadapinya, masyarakat diminta aktif memantau informasi peringatan dini lewat aplikasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan, selama ini rilis yang dikeluarkan BMKG mengenai prakiraan atau prediksi cuaca masih bersifat makro untuk Indonesia secara keseluruhan. Lewat aplikasi BMKG, informasi itu diberikan lebih detail, berisi prakiraan, prediksi, dan peringatan dini untuk skala mikro atau di wilayah masing-masing.
Pada aplikasi berbasis seluler tersebut, sebut Dwikorita, BMKG menyajikan informasi cuaca setiap kecamatan di seluruh wilayah Indonesia untuk 7 hari ke depan. Prakiraan cuaca tersebut diperbaharui setiap 3-6 jam dalam satu hari.
“Misalnya Bapak–Ibu tinggalnya di Kecamatan Johar di DKI Jakarta, itu kami juga menyiapkan prakiraan, prediksi, dan peringatan dini untuk skala mikro di level kecamatan. Mohon dicek selalu, dimonitor selalu informasi yang sampai level kecamatan ini melalui aplikasi mobile phone Info BMKG,” katanya seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet RI.
Untuk memastikan informasi peringatan dini cuaca tersebut diterima masyarakat, sambung Dwikorita, BMKG yang ada di seluruh Indonesia juga bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemerintah daerah. Juga untuk menyiapkan langkah-langkah dalam mengantisipasi perkembangan cuaca.
La Nina adalah salah satu fenomena alam yang menyebabkan curah hujan di suatu kawasan turun secara berlebihan. Karena La Nina, curah hujan di sebagian wilayah Indonesia diperkirakan meningkat hingga 40%.
Akibat La Nina, wilayah yang akan mengalami musim hujan lebih basah dari normalnya tersebar di Aceh bagian utara, sebagian Sumatra Utara, Riau bagian Timur dan Selatan, Sumatra Barat bagian timur, sebagian Jambi, Sumatra Selatan bagian timur, Lampung, sebagian Jawa, Kalimantan bagian utara dan timur, Bali bagian barat, dan sebagian Nusa Tenggara.
Tidak saja berdampak pada curah hujan yang tinggi, La Nina juga berpengaruh terhadap cuaca di laut dan meningkatkan tinggi gelombang karena kecepatan angin yang meningkat. (H-2)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
ANGIN kencang melanda wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (12/2) sekitar pukul 15.30 WIB.
Proses penanganan bencana banjir bandang di Babakan Madang belum tuntas, angin kencang melanda stadion Pakansari dan bagian tengah Kabupaten Bogor, Cibinong.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved