Selasa 13 Oktober 2020, 04:20 WIB

Angka Kesembuhan di Indonesia di Atas Rata-Rata Dunia

Pra/RO/X-7 | Humaniora
Angka Kesembuhan di Indonesia di Atas Rata-Rata Dunia

Medcom.id
Ilustrasi -- virus korona

 

PENANGANAN covid-19 di Indonesia semakin baik. Hal itu terlihat dari rata-rata angka kasus aktif di Tanah Air yang lebih rendah daripada rata-rata dunia yang mencapai 22,1%.

Selain itu, angka kesembuhan (recovery rate) di Indonesia juga sudah di level 76,48% atau di atas rata-rata dunia yang masih di angka
75,03%.

“Rata-rata angka kasus aktif covid-19 terus menurun dari 22,46% pada 27 September menjadi 19,97% di 11 Oktober. Penurunannya kelihatan sekali,” ujar Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas, kemarin.

Ia juga menginginkan angka rata-rata kesembuhan terus diperbaiki dengan meningkatkan standar pengobatan, baik di rumah sakit, ICU, maupun tempat-tempat isolasi.

Namun, yang masih menjadi persoalan saat ini, lanjut Presiden, ialah terkait jumlah kasus kematian yang masih tinggi, yakni 3,55%, cukup jauh di atas angka rata-rata dunia yang hanya 2,88%.

“Tapi kita sudah turun dari 3,77% di dua minggu lalu. Saya kira tugas besar kita di sini, bagaimana rata-rata angka kematian bisa ditekan terus,” tambah Jokowi.

Presiden pun meminta, dalam dua pekan ke depan pengawasan di 12 kabupaten/kota, yaitu Ambon, Jakarta Utara, Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, Kota Jayapura, Kota Padang, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Kota Pekanbaru, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur, semakin diperketat.

“Pasalnya, 12 kabupaten/kota tersebut menyumbang 30% jumlah kasus aktif nasional. Delapan provinsi prioritas juga masih harus terus dimonitor ketat. Testing, tracing, dan treatment terus diperbaiki sehingga gap antarprovinsi, terutama terkait testing bisa kita jaga dengan baik,” tandas Jokowi.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengatakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi tidak bermakna pelonggaran pelaksanaan protokol kesehatan, bahkan seharusnya lebih disiplin dalam menjalankannya.

“Persepsi yang salah terhadap kebijakan PSBB transisi harus segera diluruskan. Peningkatan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan wajib dilakukan di masa PSBB transisi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, menyikapi pemberlakuan PSBB transisi di Provinsi DKI Jakarta untuk kedua kalinya. (Pra/RO/X-7)

Baca Juga

Ist

46 Perguruan Tinggi Luar Negeri Siap Terima Mahasiswa Vokasi Indonesia

👤Widhoroso 🕔Kamis 19 Mei 2022, 18:55 WIB
Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, meluncurkan Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) Edisi Vokasi, April...
Antara

The Body Shop Indonesia Manfaatkan Sampah untuk Gerai Terbarunya

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 18:36 WIB
Change-making Beauty Store merupakan konsep gerai terbaru yang diusung oleh The Body Shop dimana hampir 100% materi yang dipakai terbuat...
DOK.MI

Romo Benny Sebut Harkitnas Momentum Bangun Gerakan Melawan Radikalisme

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 17:35 WIB
Dibutuhkan gerakan nasional guna mempersempit gerak kelompok intoleran, ekstrem, dan radikal agar tidak berkembang lebih...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya